Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menggelar rapat teknis pembahasan pengembangan aplikasi untuk mendata Dasawisma dan Posyandu pada hari Selasa, 22 September 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor TP-PKK Kabupaten Sijunjung ini bertujuan untuk memperkuat sistem pendataan terpadu di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga nagari.
Rapat teknis dibuka oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, ini melibatkan sejumlah instansi pemerintah daerah terkait yakni, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) beserta jajaran dari Labkesda, puskesmas Tanjung Gadang hadir langsung untuk memberikan masukan teknis. Sinergi lintas dinas ini menjadi kunci agar aplikasi yang dikembangkan benar-benar akurat dan lengkap serta terintegrasi dengan baik.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, menegaskan pentingnya perbaikan aplikasi pendukung Posyandu dan Dasawisma agar mampu bersaing di tingkat provinsi. Menurutnya, kendala utama yang dihadapi saat ini terletak pada pemanfaatan teknologi tersebut.
"Posyandu dan Dasawisma setiap tahunnya diperlombakan di provinsi. Dan kelemahan kita hanya satu, yaitu aplikasinya. Intinya bersama-sama kita bikin aplikasi ini dan kita gunakan juga bersama-sama."
la pun mengajak seluruh pihak untuk berdiskus guna mengoptimalkan sistem yang ada agar seluruh data dan layanan dapat diakses secara terpadu.
Rapat dilanjutkan dengan sesi diskusi guna mendukung pelaksanaan pendataan yang tertib, efektif, akurat, dan berkelanjutan. Pengembangan aplikasi ini diharapkan mampu mempermudah seluruh proses pengumpulan, pengelolaan, pemutakhiran, hingga penyajian data Dasawisma dan Posyandu. Sekretaris TP-PKK, Devi Kurniawati, SE. Membuka sesi diskusi dengan menyampaikan bahwa.
"Data - data di Kabupaten Sijunjung ini secara keseluruhan penting karena jika Dasawisma bergerak semuanya maka akan mempengaruhi data BPS kita juga. Oleh karena itu, sistem Informasi Dasawisma yang sudah kami coba dari tahun 2024 ini dapat lebih dikembangkan."
Diawali oleh Kepala Dinas Kesehatan, Harry Oscar Hidayat, S.STP, M.Si yang mengapresiasikan aplikasi sistem informasi Dasawisma.
"Secara keseluruhan mungkin sudah tergolong sempurna dan seluruh data- data jika sudah rampung maka nantinya akan disampaikan ke Provinsi."
Dilanjutkan oleh kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Roni Sudirman, S.STP. Menekankan satukan data dalam satu aplikasi.
"Semua data terkait dasawisma, posyandu, PKK dan PKH ada di dalam sistem informasi Dasawisma."
Lalu, Dinas Komunikasi dan Informatika, drg. Ezwandra M.Sc selaku dinas yang berperan dalam mengembangkan aplikasi sebagaimana dijelaskan pada tata kelola Pemerintah berbasis digital pada saat sekarang ini.
"Perlu adanya penguatan peran dasawisma pada seluruh wilayah Kabupaten Sijunjung agar dapat berjalan secara optimal dalam pengumpulan data yang lengkap dan akurat."
Sebelum rapat resmi ditutup, Mega Asbut, S.E., M.I.Kom., dari Bidang TI Diskominfo Kabupaten Sijunjung, menyampaikan kebutuhan teknis terkait pengumpulan data pendukung aplikasi.
"Perlu adanya penguatan peran dasawisma pada seluruh wilayah Kabupaten Sijunjung agar dapat berjalan secara optimal dalam pengumpulan data yang lengkap dan akurat."
Dengan adanya pengembangan aplikasi ini, pengumpulan, pengelolaan, pemutakhiran, hingga penyajian data Dasawisma dan Posyandu di Kabupaten Sijunjung diharapkan dapat berjalan lebih akurat, lengkap dan efisien.
✍️ | @millenia_aa @ca_sabrinaaa
📸 | @yudhanst18