Logo Info Publik
Iklan Aplikasi
Blog single berita

LESTARIKAN TRADISI DAN SYUKURAN PANEN, NAGARI TANJUNG GADANG GELAR BAKAUA ADAT 2026

Pemerintah Nagari Tanjung Gadang menggelar tradisi Bakaua Adat Nagari Tanjung Gadang dengan mengusung tema “Jejak Adat, Cahaya Iman, Menuju Kebersamaan Nagari Tanjung Gadang Tahun 2026” pada Senin (07/09/2026). Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Sawah Balai Adat Jorong Koto Ranah, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang.

Kegiatan adat tahunan ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan unsur jajaran pemerintahan, antara lain Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Camat Tanjung Gadang beserta unsur Forkopimcam Tanjung Gadang, Danramil, serta Kapolsek. Selain itu, jajaran tokoh adat dan pendidikan juga memenuhi tempat acara, mulai dari Wali Nagari Tanjung Gadang, Ketua Lembaga Nagari Se-Nagari Tanjung Gadang, Kepala Sekolah SD, SDIT, SMPN, MTsS, dan SMAN 3 Sijunjung, Ketua KAN, Ketua BPN, Ketua LPM, Ketua PKK Nagari, Ketua Bundo Kanduang, Ketua Pemuda Nagari, Ketua Pemuda Jorong se-Nagari Tanjung Gadang, Linmas se-Nagari Tanjung Gadang, serta jajaran tokoh masyarakat Nagari Tanjung Gadang.

Acara ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya yang wajib diadakan setelah panen padi, yaitu bakaua adat yang artinya bersyukur kepada Allah SWT atas berkat rahmat yang telah diberikan semoga bumi menjadi senang, padi terhindar dari bencana alam, masyarakat senang, sehat, aman dan damai sentosa.

Dalam sambutannya, Wali Nagari Tanjung Gadang, Prima Randu HS, S.Pd., menegaskan pentingnya menjaga tradisi ini sebagai sarana mendoakan kesejahteraan bersama. 

"Kita sudah melakukan kegiatan Bakaua Adat Nagari Tanjung Gadang Tahun 2026, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan. Dengan adanya kegiatan ini kita berdoa kepada Allah supaya padi menjadi, ternak berkembang biak, serta warga masyarakat yang ada di perantauan kita doakan sehat selalu dan diberikan rezeki yang berlimpah." Tuturnya.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Kepala Dinas Pertanian, Ir. Ronaldi, yang menyoroti dimensi aturan adat dalam menjaga kelestarian lingkungan pertanian. 

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan bakaua adat ini. Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat penting, karena didalamnya disampaikan berbagai larangan dan pantangan adat yang harus dijaga bersama demi kelestarian lingkungan." Ungkap Ir. Ronaldi.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, H. Gusri Hamizon kepada jajaran panitia dan para pemangku kepentingan yang telah mencurahkan tenaga, waktu, maupun materi. Di tengah situasi cuaca yang rentan, Gusri Hamizon turut memberikan himbauan langsung terkait kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan. 

"Ditengah maraknya karhutla, kami menghimbau agar masyarakat sebelum beraktivitas di luar rumah dapat mematikan kompor terlebih dahulu serta memastikan penggunaan masker untuk anak-anak sekolah." tegasnya saat menyampaikan arahan di hadapan para tamu undangan.

Rangkaian perhelatan Bakaua Adat Nagari Tanjung Gadang Tahun 2026 ini kemudian ditutup secara meriah dengan pertunjukan seni budaya lokal. Masyarakat yang hadir di suguhkan penampilan kesenian anak nagari serta seni Randai yang dibawakan oleh para siswa dari SMAN 3 Sijunjung, melengkapi kehangatan dan kebersamaan seluruh warga nagari.


✍️ | @millenia_aa
📸 | @bayu_romansyah @yudhanst18

Top