Bawaslu Kabupaten Sijunjung menggelar Pendidikan Pengawasan Partisipatif Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus menyiapkan kader pengawas partisipatif menuju Pemilu 2029. Kegiatan yang diikuti 24 peserta perwakilan masyarakat Kabupaten Sijunjung tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Senin (1 0/8/2026).
Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Muhamad Khadafi, menekankan pentingnya peran seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi.
“Pemilu yang bermartabat tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat. Generasi muda harus berani mengambil peran dalam mengawasi setiap tahapan pemilu,” ujarnya.
Menurut Khadafi, pengawasan partisipatif menjadi salah satu kekuatan penting dalam memperluas jangkauan pengawasan Bawaslu. Masyarakat tidak hanya menjadi objek dalam proses demokrasi, tetapi juga memiliki peran sebagai bagian dari upaya mencegah dan mengawasi potensi pelanggaran pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Gusni Fajri, mengatakan pendidikan pengawasan partisipatif diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam mengawal proses demokrasi.
“Kami berharap peserta tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi mampu membawa semangat pengawasan ke lingkungan masing-masing dan menjadi penggerak di tengah masyarakat,” katanya.
Sebanyak 24 peserta dibekali pemahaman mengenai kepemiluan dan pengawasan melalui diskusi serta penyampaian materi. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya jejaring masyarakat yang mampu berfungsi dan bergerak bersama Bawaslu dalam mencegah potensi pelanggaran serta menjaga kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029.
Pemaparan materi P2P kali ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung Gusni Fajri, Koordinator Divisi HPPH Heru Rahmat Julisa, dan Koordinator Divisi PPPS Agus Hutrial Tatul. Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi yang mendorong peserta untuk memahami sekaligus mempraktikkan peran pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing.
Penulis & Foto : Krisna Febrian