Logo Info Publik
Iklan Aplikasi
Blog single berita

Bangun Sinergi Bersama Insan Pers, Bawaslu Sijunjung Bahas Rencana MoU Bersama PWI Sijunjung

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sijunjung terus memperkuat sinergi bersama insan pers dalam rangka mengawal demokrasi menuju tahapan Pemilu 2029. Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sijunjung untuk membahas rencana penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua lembaga. Pertemuan ini berlangsung di kantor Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Rabu (26/8/2026).

Agenda ini dihadiri oleh Ketua PWI Kabupaten Sijunjung Husnul Petra, Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung Gusni Fajri, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Heru Rahmat Julisa, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), Agus Hutrial Tatul,Koordinator Sekretariat Dewi Lusianita dan jajaran.


Ketua Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Gusni Fajri, menyampaikan bahwa sinergi dengan insan pers menjadi bagian penting dalam memperkuat edukasi dan pengawasan pemilu kepada masyarakat. 

“Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui kerja sama ini, kita ingin bersama-sama mengawal demokrasi serta memastikan informasi kepemiluan yang diterima masyarakat akurat, berimbang, dan edukatif menuju Pemilu 2029,” ujar Gusni.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Sijunjung, Husnul Petra, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pers dan Bawaslu dapat memperkuat penyampaian informasi kepemiluan kepada masyarakat. “PWI menyambut baik rencana sinergi ini. Pers memiliki tanggung jawab menghadirkan informasi yang faktual dan berimbang. Kami berharap kerja sama dengan Bawaslu dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat sekaligus mendukung pengawalan demokrasi menuju Pemilu 2029,” kata Husnul.

Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Sijunjung, Heru Rahmat Julisa, menilai keterlibatan pers penting dalam memperluas jangkauan informasi dan edukasi pengawasan pemilu, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik politik uang. 

“Kolaborasi dengan pers sangat penting karena media memiliki jangkauan yang luas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui sinergi ini, kita dapat memperkuat edukasi pengawasan, termasuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya politik uang dan pentingnya menolak segala bentuk praktik politik uang dalam proses demokrasi,” ungkap Heru.

Rencana MoU ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Bawaslu Sijunjung dan PWI Sijunjung. Kerja sama tersebut diarahkan pada penyebarluasan informasi kepemiluan, peningkatan literasi masyarakat, serta penguatan partisipasi publik dalam mengawal proses demokrasi menuju Pemilu 2029.


Penulis & Foto : Krisna Febrian

Top