Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung menggelar Rapat Paripurna Istimewa pada Jumat, (14/8). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Agenda utama dari pelaksanaan sidang paripurna terbuka ini adalah untuk mendengarkan dan menyimak secara langsung Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia melalui siaran media elektronik, yang diusung dengan tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Rapat paripurna istimewa ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan tokoh penting. Di lokasi acara tampak hadir Bupati Sijunjung, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Pengadilan Negeri Muaro, serta seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya.
Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Rengga Wana Putra, S.M., dalam sambutan pembukanya menekankan pentingnya memaknai tiga cita-cita utama bangsa yang terkandung dalam tema kemerdekaan. la juga menyampaikan bahwa ketiga hal tersebut saling berkaitan erat, di mana kedaulatan tanpa keadilan akan kehilangan makna sosialnya, dan keadilan tanpa kemakmuran tidak akan mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat secara utuh.
"Gagasan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur merupakan cita-cita nasional bangsa Indonesia yang berakar dari Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945."
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraannya memaparkan capaian serta kesungguhan pemerintah dalam menjalankan program-program strategis, khususnya di bidang bantuan sosial dan penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Presiden menyatakan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan pembangunan.
"Pembangunan adalah sebuah estafet, suatu perjuangan panjang. Apa yang kita bisa lakukan sekarang, kita tingkatkan, kita perbaiki, kita tambah, tapi dirintis oleh presiden-presiden dan pemimpin-pemimpin sebelum saya. Suatu swasembada yang dahulu kita targetkan tercapai dalam empat tahun, ternyata berhasil kita capai dalam waktu satu tahun."
Presiden juga mengungkapkan bahwa berbagai program seperti bantuan sosial PKH, digitalisasi bansos, hingga bantuan renovasi rumah swadaya dan penyediaan rumah murah melalui program FLPP bertujuan untuk memberikan perlindungan sosial dan mengangkat martabat seluruh rakyat Indonesia. Presiden juga menyoroti pencapaian luar biasa di sektor ketahanan pangan dan reformasi kebijakan tata kelola pupuk nasional.
Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa melalui pemangkasan 145 aturan birokrasi yang berbelit-belit, harga pupuk berhasil diturunkan hingga 20 persen. Keberhasilan penurunan harga ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia, yang mana ketersediaan pasokan pupuk tetap dijamin aman sehingga mampu mendongkrak produksi pertanian sekaligus meningkatkan keuntungan PT Pupuk Indonesia hingga 252,8 persen.
Sebagai penutup, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sijunjung dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI ini memberikan kesimpulan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja keras yang nyata, sinergi antar lembaga, dan keberlanjutan pembangunan.
Melalui evaluasi pencapaian nasional seperti kemudahan akses bantuan sosial, penyediaan perumahan, serta swasembada pangan, pemerintah daerah bersama pusat berkomitmen untuk terus menjaga persatuan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.
✍️ | @bayu_romansyah
📸 | @yudhanst18 @dpr_ri