Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sijunjung bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Sijunjung menggelar sosialisasi persiapan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-42 Tingkat Kabupaten Sijunjung melalui siaran LPPL Radio Lansek Manih, Senin (21/9/2026).
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan Kepala Bagian Kesra Setda Sijunjung, Hendri Nurka, S.Sos, M.Si; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yang juga menjabat Kepala Bidang Humas LPTQ Kabupaten Sijunjung, drg. Ezwandra, M.Sc, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Yozella Viviani, S.E.
Dalam kesempatan itu, drg. Ezwandra, M.Sc menjelaskan strategi sosialisasi kini diarahkan ke media sosial karena dinilai lebih efektif menjangkau masyarakat dibanding metode konvensional seperti baliho atau mobil pengeras suara keliling.
"Indonesia itu adalah salah satu negara dengan pengguna internet terbanyak, saat ini Orang tidak hanya menerima informasi secara konvensional saja, tapi informasi itu kini sudah dalam genggaman kita. Kita berharap bagaimana MTQ di Koto Tujuh ini sama dengan ketika ada event olahraga atau event kesenian, kita dapat hadir bersama di situ dan memberi dukungan dan support terhadap peserta tilawah MTQ."
la berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut mempublikasikan kegiatan MTQ melalui akun media sosial masing-masing agar antusiasme masyarakat menyambut ajang tersebut semakin masif, sebagaimana dukungan yang biasa diberikan dalam event olahraga atau kesenian.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Hendri Nurka memaparkan progres persiapan yang telah dilakukan oleh LPTQ tingkat kecamatan se-Kabupaten Sijunjung, mulai dari penunjukan kafilah hingga pelaksanaan training center (TC).
"Dari segi persiapan ini, secara penjenjangan, LPTQ kecamatan itu memang diberdayakan, mereka beberapa sudah melakukan penunjukan kafilah, dan setelah itu mereka melaksanakan TC. Apa yang terjadi 2025 itu menjadi momen penting bagi kita, untuk menjadi kekurangan kita, menjadi perbaikan."
la menambahkan, pembelajaran dari evaluasi pelaksanaan MTQ tahun 2025 menjadi momentum perbaikan sistem pembinaan tahun ini, khususnya dalam hal transparansi proses pembinaan kepada masyarakat.
Sosialisasi ini juga diisi sesi tanya jawab interaktif dengan pendengar melalui saluran telepon Radio Lansek Manih FM 93,6 Sijunjung. Sebagai rangkaian kegiatan MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada 15-17 Oktober 2026 di Kecamatan Koto VII (Koto Tujuh).
✍️ | @yudhanst18
📸 | @bayu_romansyah