SIJUNJUNG — Suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan menyelimuti kunjungan Tim Safari Ramadan (TSR) I Kabupaten Sijunjung ke Masjid Nurul Ikhlas, Jorong Koto, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama di rumah Anggota DPRD Sijunjung, Zalmiati, dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil II, sebelum rombongan melanjutkan safari ke masjid.
Pada kesempatan itu Bupati Benny Dwifa menyerahkan bantuan hibah untuk pembangunan masjid sebesar Rp10 juta dan 15 buah al-quran dari Pemkab Sijunjung.
Kemudian CSR Bank Nagari sebesar Rp2,5 juta dan bantuan dari Perumda Air Minum Tirta Sanjung Buana sebanyak Rp2,5 juta serta bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan berupa perlengkapan kebersihan dan kipas angin untuk Masjid Nurul Ikhsan.
Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa menjelaskan bahwa Tim Safari Ramadan I sejatinya dijadwalkan pada Senin, 23 Februari 2026, namun dimajukan karena agenda penting yang tidak dapat ditinggalkan.
“Dimajukan bukan berarti mengurangi makna. Justru silaturahmi tetap terjaga, dan keberkahan Ramadan tetap kita rasakan bersama,” ujarnya.
Benny menjelaskan Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi simbol nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kehadiran Pemerintah untuk menguatkan nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, serta menegaskan komitmen bersama membangun masjid, membangun umat, dan membangun generasi masa depan Kabupaten Sijunjung yang religius, berkarakter, dan berdaya saing,” tuturnya.
Bupati juga mengenang masjid tersebut yang dahulu masih berupa surau kecil.
“Alhamdulillah, sekarang sudah besar dan megah. Tinggal penyempurnaan agar semakin nyaman dan khusyuk digunakan masyarakat untuk beribadah,” katanya penuh haru.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, Bupati menekankan pentingnya membangun generasi muda yang kuat iman dan takwa. Ia menyebut Nagari Padang Laweh sebagai salah satu nagari yang banyak melahirkan qori dan qoriah.
“Jangan sampai regenerasi ini terputus. Kita harus menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi Qurani. Jaga mereka dari pengaruh negatif, termasuk penggunaan HP yang tidak terkontrol. Kalau lalai, masa depan mereka bisa hancur,” tegasnya.
Menurutnya, bekal iman, takwa, dan akhlak adalah fondasi utama agar generasi muda Sijunjung mampu bersaing di masa depan tanpa kehilangan jati diri.
Sementara, Wali Nagari Padang Laweh, Jouharuddin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan TSR I. Ia menilai Safari Ramadan ini menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antara masyarakat nagari dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.
“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pembangunan Masjid Nurul Ikhlas dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Nagari Padang Laweh telah aktif melaksanakan kegiatan partisipatif dan gotong royong, serta masjid kini dihidupkan oleh anak-anak muda dan remaja dengan berbagai kegiatan keislaman.
Safari Ramadan atau dikenal dengan Turba Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi simbol nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menguatkan nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, serta menegaskan komitmen bersama membangun masjid, membangun umat, dan membangun generasi masa depan Kabupaten Sijunjung yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
Adapun anggota TSR I yakni Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Anggota DPRD Sijunjung, Zalmiati, Syahril Efendi, Jon Indrawan, Mubaligh Sukri Rahmat, Kepala Bappeda Khamsiardi, Kepala BKAD, Defri Antoni, Sekretaris Inspektorat, Hamdan, Kepala Kemenag Okto Verismen, Kabag Prokopim Admiriska, Kabag Umum Mulyadi Hendri, Kepala Bank Nagari, Ilham Ibrahim, Direktur PDAM Doni Novriedi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Arief Sabara, Kasubbag Protokol M. Fernanda, Bagian Kesra Indra Yeni dan Syafriwandi, TP PKK Nuswita dan Devi Kurniawati, Ketua KNPI Aldo Yendi Coal, Protokol Yelvi Rozalina, Muhammad Sopiq, Muhammad Rahim Ilahi, Tri Maiko Wahyu.
Penulis: Dicko
Foto: Novfiandry