Portal Kabupaten Sijunjung

WASPADAI BAHAYA TEKNOLOGI

0

Globalisasi dunia melalui teknologi informasi (internet, telepon selular dan media elektronik lain) yang berkembang sangat pesat, ikut mewarnai kemajuan Kabupaten Sijunjung.

Namun dampak perkembangan dari teknologi informasi itu, bisa positif bisa pula negatif bagi generasi muda, kata Wakil Bupati Sijunjung H. Arrival Boy ketika membuka gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), di lapangan sepakbola Tanjung Ampalu, Kecamatan Koto VII, Selasa (31/5).

Ketika membuka gebyar PAUD yang diikuti 1.990 santri PAUD dan TK dari berbagai jorong dalam Kecamatan Koto VII itu, Wabup didampingi Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Sijunjung H. Ruswan.

Pembukaan yang ditandai dengan melepas 2.015 balon ke udara (25 dilepas Wabup, 1.990 dilepas santri PAUD dan TK), dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopinka) Koto VII, kepala UPTD Dinas Pendidikan H. Hasbi, ketua Pusat Kegiatan Gugus (PKG), Usnimay Lita, guru TK dan PAUD serta para orangtua santri.

Menurut wakil bupati, dampak positif dari perkembangan teknologi informasi, adalah kemudahan dalam mengakses informasi dan ilmu pengetahuan dari berbagai sumber dan belahan dunia.

Sedangkan dampak negatifnya, adalah masuknya pengaruh budaya asing, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, tindakan kriminalitas, pornografi dan budaya kekerasan.

Sementara generasi muda adalah kelompok masyarakat yang sangat rentan terhadap pengaruh budaya asing ini, sehingga dalam membangun sosial budaya, terutama terhadap generasi muda itu, diperlukan persiapan yang matang, agar mereka dapat mengambil manfaat positif dan membentengi diri dari dampak negatif globalisasi dunia yang tengah berkembang ini.

Karena itu, dalam upaya menyelamatkan anak-anak dan remaja agar tumbuh dan berkembang menjadi anak Indonesia yang beriman, berakhlak mulia, bermoral dan berkepribadian yang baik, Pemda Sijunjung mencurahkan perhatian dan kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan dan kemajuan PAUD, dengan harapan para orangtua dan seluruh pelaku PAUD juga mencurahkan perhatian dan kepedulian yang sama.

Selain itu, peranan pemerintah bersama ninik mamak, alim ulama dan cerdik pandai serta segenap elemen masyarakat, semakin dituntut dan diperlukan untuk mengawasi, membina dan menyelamatkan para generasi muda dari dampak negatif kemajuan teknologi informasi.

“Artinya, dalam upaya menyelamatkan generasi muda dari kehancuran moral, peranan semua pihak semakin dituntut dan diperlukan, terutama para orangtua serta guru PAUD dan TK yang hari ini sedang mengabdikan diri dan mencurahkan perhatian terhadap anak didiknya,” kata Wabup Arrival Boy. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.