Pemerintah Kabupaten Sijunjung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung menggelar kegiatan Teladan Pemimpin Berzakat yang berlangsung khidmat dan penuh makna, pada Jumat, (13/3/26). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian para pemimpin daerah dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan pembacaan doa, menciptakan suasana religius dalam kegiatan tersebut. Selanjutnya, Bupati Sijunjung secara langsung melakukan pembayaran zakat di tempat kepada tim pengumpulan zakat BAZNAS Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk keteladanan bagi para pejabat dan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, perwakilan Kementerian Agama, Ketua BAZNAS Kabupaten Sijunjung beserta jajaran, serta para penerima manfaat zakat. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 orang peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS H. Hidayatullah, Lc, MA. menyampaikan laporan terkait pengelolaan zakat. Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan pendistribusian santunan fakir miskin tahap I tahun 2026 ini, BAZNAS menyalurkan dana sekitar Rp710 juta kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan bantuan sebesar Rp400 ribu per orang. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi agenda terakhir bagi pimpinan BAZNAS periode 2021–2026.
Ketua BAZNAS turut mengungkapkan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan zakat.
“Terima kasih kepada Bupati Sijunjung dan jajaran. Kami juga menerima apresiasi dari BAZNAS RI atas pengelolaan zakat di Kabupaten Sijunjung yang dinilai berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, dalam laporan juga disampaikan mengenai program Kampung Zakat hasil kolaborasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang saat ini menjadi satu-satunya Kampung Zakat di Kabupaten Sijunjung.
Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Sijunjung menyampaikan bahwa zakat memiliki nilai keberkahan yang besar bagi masyarakat.
“Berkah yang diterima dari membagi sedikit harta kepada mereka yang lebih membutuhkan akan kembali kepada kita dalam berbagai bentuk kebaikan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS periode 2021–2026 yang telah menjalankan amanah pengelolaan zakat dengan baik sehingga Kabupaten Sijunjung mendapat pengakuan sebagai salah satu daerah terbaik dalam pengelolaan zakat.
Bupati juga menambahkan bahwa berbagai program pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memang masih belum sepenuhnya maksimal, namun pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan bantuan dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat, termasuk bantuan modal usaha berupa mesin jahit beserta perlengkapannya. Setelah penyerahan bantuan, acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan perwakilan penerima manfaat sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mensejahterakan masyarakat melalui pengelolaan zakat
Penulis: Ica
Foto: Nadia