Portal Kabupaten Sijunjung

WALI NAGARI JANGAN MELAKUKAN PUNGLI

0

Bupati Sijunjung H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo mengingatkan para walinagari supaya tidak melakukan pungutan diluar ketentuan dan aturan, karena konsekwensinya diri sendiri.

“Sekarang kita sudah memiliki tim Saber Pungli (sapu bersih pungutan liar) yang siap menangkap dan proses pelaku Pungli siapa pun orangnya dan apa pun jabatannya. Karena itu, supaya walinagari yang ada di Kabupaten Sijunjung tidak ditangkap dan diproses oleh tim sapu bersih itu, jangan lakukan pungutan diluar ketentuan dan aturan,” kata Bupati Yuswir Arifin.

Peringatan itu disampaikan bupati pada penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) kecamatan dan nagari se-Kabupaten Sijunjung kepada para camat, di Balairung Lansek Manih, Kamis (6/4).

Penyerahan SPPT yang menandai dimulainya pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor pedesaan dan perkotaan  tahun 2017 di Kabupaten Sijunjung, dihadiri pejabat teras Pemkab, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kabag, camat, walinagari, BKP kecamatan serta kolektor nagari dan jorong.

Disamping tidak melakukan pungutan liar, bupati juga berharap dan berpesan kepada walinagari agar mengingatkan para kepala sekolah dan guru yang bertugas dinagarinya untuk tidak melakukan pungutan diluar ketentuan dan aturan terhadap siswanya, karena konsekwensi dari perbuatan itu adalah kepala sekolah dan guru yang berbuat.

Supaya tidak berurusan dengan aparat penegak hukum selain tim Saber Pungli, baik polisi maupun kejaksaan, bupati juga mengingatkan seluruh walinagari agar hati-hati dalam mempergunakan anggaran.

Artinya, pergunakan anggaran menurut semestinnya. Jangan mengambil kebijakan diluar ketentuan meski untuk kepentingan dinas, karena konsekwensinya juga diri pribadi.

Bila walinagari sudah mempergunakan anggaran sebagaimana mestinya, dengan kata lain sudah berjalan di atas rel, tentunya kesalahan dan penyimpangan tidak akan ditemui, sehingga tidak akan berurusan dengan aparat penegak hukum, kata Bupati Yuswir Arifin.

Terkait dengan dimulainya pemungutan PBB sektor pedesaan dan perkotaan  tahun 2017 di Kabupaten Sijunjung, kepada walinagari dan kepala desa bupati berharap agar membentuk tim intensifikasi PBB tingkat nagari dan desa dengan melibatkan seluruh perangkat yang ada.

Disamping itu, walinagari dan kepala desa diharapkan memanfaatkan wirid pengajian atau perkumpulan lain untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar dengan sadar dan ikhlas membayar PBB tanpa menunggu jatuh tempo.nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.