Portal Kabupaten Sijunjung

WABUP SAMPAIKAN PERTANGGUNGJAWAB APBD

0

Wakil Bupati (Wabup) Arrival Boy menyampaikan nota pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sijunjung tahun anggaran 2015, dalam rapat paripurna DPRD, di gedung dewan, Rabu (13/7).

Rapat yang dipimpin  ketua DPRD Mukhlis Rasyid, dihadiri  Forkopinda, ketua Pengadilan Negeri Muaro, Kamijon Sekdakab A.T. Rohendi, pejabat teras Pemkab, kepala satuan keja perangkat daerah, segenap anggota dewan dan camat se-Kabupaten Sijunjung.

Setelah menjelaskan tujuan penyampaian nota pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, bupati mengatakan, pendapatan daerah pada tahun anggaran 2015 terealisasi Rp828,39 miliar (199,27 persen) dari rencana penerimaan Rp834,50 miliar.

Dari tiga kelompok jenis pendapatan daerah Kabupaten Sijunjung, didominasi oleh penerimaan dana perimbangan, yang besarnya 82,07 persen dari total pendapatan. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah memberikan kontibusi 12,15 persen. Seementara PAD, kontribusinya 5,78 persen.

Lebih rinci Wabup menjelaskan, PAD realisasinya Rp65 miliar (114, 32 persen) dari target penerimaan Rp56,86 miliar. PAD itu didominasi oleh lain-lain PAD yang sah dengan kontribusi 37,24 persen serta hasil retribusi daerah dengan kontribusi 34,04 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 24,07 persen, pendapatan hasil pajak daerah 14,74 persen dan pendapatan hasil pajak daerah 13, 43 persen..

Wabup juga menyampaikan bahwa perkembangan target dan realisasi PAD setiap tahun terus menunjukan trend postif, meski  belum maksimal. Hal ini terlihat dari realisasi penerimaan PAD terhadap total pendapatan daerah yang menjadi indikator dari kemampuan keuangan daerah, walau masih kategori rendah, namun terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Masih rendahnya potensi dan realisasi penerimaan PAD, antara lain disebabkan belum optimalnya pengelolaan potensi PAD dan masih adanya objek PAD yang masih menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi.

Penyebab lain manajemen pengelolaan PAD juga perlu ditingkatkan, karena masih ditemukan beberapa sumber penerimaan PAD yang dikelola belum berdasarkan data base yang akurat, sehingga penghitungan potensi masih didasarkan pada perkiraan realisasi tahun sebelumnya, jelas Wabup Arrival Boy. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.