Portal Kabupaten Sijunjung

WABUP HADIRI SYUKURAN PEMAKAIAN MUSHALLA

0

Didampingi sejumlah pejabat, Wakil Bupati  (Wabup) H. Arrival Boy hadiri syukuran pemakaian Mushalla Baiturrahmi Jorong Mudik Simpang, Nagari Solok Ambah, Kecamatan Sijunjung, Jumat (5/5).

Pejabat yang mendampingi Wabup, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran; Mashariyanto, Kabag Kesra H. M. Hasbi, Kabag Humas dan Protokol; Henry Chaniago serta yang mewakili beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Syukuran pemakaian Mushalla yang sekaligus menyambut Bulan Ramadhan 1438 H, dihadiri Camat Sijunjung; Khalfian Nuraflis, walinagari, alim ulama, ninik mamak, Bundo Kanduang, serta tokoh dan pemuka masyarakat Nagari Solok Ambah.

Mushalla Baiturrahmi yang berukuran 10×10 meter, meski pembangunannya belum selesai 100 persen, namun sudah menghabiskan dana Rp63.356.000. Dana sebesar itu, adalah sumbangan warga Jorong Mudik Simpang, sumbangan donatur dan sumbangan perantau,  kata pengurus mushalla tersebut; Abdurrahman.

Untuk siap 100 persen, dibutuhkan dana lebih kurang Rp100 juta lagi. Dana itu akan dipergunakan untuk membuat tempat berwudhuk, mendam, meloteng serta memasang kramik pada dinding dan lantai mushalla.

“Karena cukup banyak dana yang dibutuhkan untuk menyelesaian pembangunan rumah tempat beribadah ini, kami pihak pengurus sangat berharap bantuan dan uluran tangan dari para dermawan, termasuk dari pemerintah daerah Kabupaten Sijunjung,” harap Abdurrahman.

Di sisi lain Abdurrahman menjelaskan, mushalla yang dibangun berdinding dan berlantai semen, pada awalnya adalah sebuah surau yang berdinding papan dan berlantai tanah. Bila pembangunan mushalla sudah mencapai 100 persen, statusnya akan ditingkatkan menjadi masjid, karena Masjid Baitul Karim yang ada di Nagari Solok Ambah tidak mampu lagi menampung jemaah Shalat Jumat.

Wabup Arrival Boy mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada warga Jorong Mudik Simpang yang telah membantu Pemkab Sijunjung  dalam membangun sarana dan prasarana di bidang keagamaan.

Karena itu, surau yang statusnya dan bangunannya sudah ditingkatkan menjadi mushalla, kegiatannya juga harus meningkat. Jangan menurun. Sesuai fungsinya, mushalla harus dimanfaatkan untuk mensyiarkan Islam dan meningkatkan ukuwah Islamiah dengan menggiatkan belajar mengajar Al Quran dan ilmu agama serta mendirikan shalat wajib berjemaah setiap waktu.

Sebagaimana dikatakan para ulama, membangun mushalla tidaklah pekerjaan ringan, tapi berat. Namun mengisi dan memafaatkan mushalla yang dibangun itu, jauh lebih berat dari pada membangunannya.

Bukti beratnya mengisi dan memanfaatkan mushalla, di mana-mana banyak rumah tempat beribadah itu yang sunyi dan sepi dari kegiatan keagamaan, pada hal bangunannya sangat anggun dan megah. Jika pun ada kaum muslimin dan muslimat yang menunaikan shalat wajib berjemaah, jumlahnya bisa dihitung dengan jari tangan.

“Justru itu, supaya surau ini tidak hanya sekedar ditingkatkan status dan bangunannya menjadi mushalla, saya berharap diisi dan dimanfaatkan untuk mensyiarkan Islam dan meningkatkan ukuwah Islamiah,” harap Wabup Arrival Boy.

Untuk membantu mushalla yang pembangunannya dalam proses penyelesaian, Wabup Arrival Boy berikan sumbangkan 20 zak semen. Sementara Kabag Kesra; M. Hasbi, berikan 20 buah kitab suci Al Quran. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.