Portal Kabupaten Sijunjung

TINGKATKAN WAWASAN TENTANG KKBPK, DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KB GELAR DISEMINASI.

0

Untuk mewujudkan percepatan pencapaian Program Kependudukan Keluarga Berencana Penguatan Keluarga (KKBPK), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sijunjung menggelar Orientasi/Diseminasi Kependudukan Keluarga Berencana Penguatan Keluarga (KKBPK), PPKBD dan Sub PPKBD Trahun 2017, diikuti 80 peserta yang terdiri dari PPKBD dan Sub PPKBD se-Kabupaten Sijunjung, di Aula SKB Muaro, (22/05).

Bertindak sebagai narasumber Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dra. Rina Defita Eka Putri, MM, Kabid Pengendalian Penduduk Advokasi Dan Penggerakan SUKARDI, SH, Kabid Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga Maryusman, SE, dan Kabid Keluarga Berencana MURNI.

Rina menyatakan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan program KB, telah dilakukan berbagai upaya penumbuhan, pembinaan dan pengembangan Institusi masyarakat Pedesaan (IMP). Hal itu dilakukan sebagai wadah peran serta masyarakat sekaligus sebagai mitra petugas lapangan melalui Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di tingkat Nagari, dan Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (Sub PPKBD) di tingkat Jorong.

Menurutnya, Posisi PPKBD dan Sub PPKBD dalam pengelolaan Program KB Nasional  sangat menentukan terutama dalam menghadapi perubahan Visi, Misi dan Grand Strategi. Keberhasilan Program KB atau sekarang dikenal dengan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) ditandai dengan penurunan laju pertumbuhan pendudukan, penurunan tingkat fertilitas, peningkatan kesadaran masyarakat tentang makna keluarga kecil dan peningkatan kepedulian serta peran masyarakat dalam pengelolaan program KB. Maka penumbuhan, pembinaan dan pengembangan PPKBD dan Sub PPKBD perlu terus dikembangkan untuk ikut membina agar program-program tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Rina menambahkan, salah satu yang menjadi prioritas saat ini adalah pemutakhiran data melalui program Pemutakhiran Basis Data Keluarga Indonesia (PBDKI) yang akan dilaksanakan tahun ini. Sehingga data keluarga bisa dikumpulkan, diolah, disajikan, dengan akurat, valid, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“PPKBD dan Sub PPKBD diharapkan berperan aktif dalam melengkapi, memperbaiki, memperbaharui, mencatat mutasi dan mendata keluarga baru yang belum ada dalam BDKI’, tutup Rina.

(BUDHI)@Sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.