Portal Kabupaten Sijunjung

TINGKATKAN WAWASAN APARATUR NAGARI, DPMN SIJUNJUNG SELENGGARAKAN BIMTEK

0

Guna memberikan informasi yang jelas kepada Kaur pembangunan agar memiliki pemahaman sama terhadap regulasi yang ada, sehingga tidak terjadi perbedaan penafsiran, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek) pengadaan barang/jasa di nagari serta Bimtek pembangunan embung desa dari Senin sampai Rabu (7-9/5), di hotel Bumi Minang Padang.

Bimtek yang dibuka Sekdakab Zefnihan, AP, M. Si, diikuti 140 peserta yang terdiri dari Camat, Walinagari, Kaur pembangunan dan tenaga ahli infrastruktur desa dan pendampingan desa teknik infrastruktur Perencanaan Partisipasif Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD) se-Kabupaten Sijunjung.

“ Selain itu tujuan meningkatkan kemampuan dan wawasan peserta serta percepatan terbangunnya embung desa untuk memenuhi air baku pertanian, guna meningkatkan produksi pertanian”, ujar Sekretaris DPMN, Kamsiardi selaku ketua pelaksana.

“Selama mengikuti Bimtek, fasilitas yang disediakan untuk peserta, akomondasi, konsumsi, seminar kit, modul materi, tas dan alat tulis,” jelas Kamsiardi.

“ Kepada seluruh camat, walinagari, kaur pembangunan dan tenaga ahli infrastruktur desa dan pendampingan desa teknik infrastruktur P3MD yang mengikuti bimtek, agar ilmu yang diperoleh selama mengikuti Bimtek dikembangkan, diterapkan serta diaplikasikan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban”, pesan Sekdakab Zefnihan.

“Dalam UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa, tujuan pembangunan desa adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup manusia serta menanggulangi kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana, membangun potensi ekonomi lokal serta memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan”, tuturnya.

“Dalam pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana nagari yang sumber dananya berasal dari anggaran pendapatan belanja nagari, wajib melaksanakan pengadaan barang/jasa yang prinsipnya dilakukan secara swakelola dengan memaksimalkan penggunaan material (bahan) dari wilayah setempat”, terangnya-nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.