Portal Kabupaten Sijunjung

Tim Kabupaten Nilai KAN Padang Sibusuk

0

Padang Sibusuk, MC.Sijunjung, – Tim penilai Kerapatan Adat Nagari (KAN) terbaik tingkat Kabupaten Sijunjung menilai KAN Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kamis (1/8).

Tim yang diketuai Kepala Seksi Pemberdayaan Kelembagaan Adat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung; Darwan Hamid, SP, beranggota Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama; Asrizal, S. Ag, MA dan fungsional umum DPMN; Vivi Pratiwi, SSTP.

Pembukaan penilaian yang dilaksanakan di Balai Adat, selain pengurus dan anggota KAN, juga dihadiri Kepala Seksi Pembedayaan dan Paisipasi Masyaakat Kantor Camat Kupitan; Areli Novera, ST, Wali dan sekretaris Nagari Padang Sibusuk; Edriven dan Ayani, alim ulama, ninik mamak, cadiak pandai, kepala jorong, tokoh dan pemuka masyarakat serta pengurus dan anggota Bundo Kanduang dalam jumlah yang cukup banyak.

Ketua tim penilai, Darmawan Hamid mengatakan, tujuan pelaksanaan penilaian KAN adalah untuk memahami kondisi permasalahan adat yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat, sehingga dapat memberikan solusi dan saran untuk ke depannya. Tujuan lain membantu pemerintah dalam melestarikan adat dan kebudayaan Minangkabau.

Sedangkan manfaat penilaian, sebagai sarana pengembangan adat dan budaya Minangkabau serta untuk peningkatan kapasitas KAN masing-masing nagari.

Indikator yang dinilai, aspek kelembagaan, aspek penyelenggaraan, aspek kompetensi dan aspek kerja sama antar lembaga.

Aspek kelembagaan, meliputi keberadaan dan kondisi kantor, struktur dan mekanisme KAN, kelengkapan perkantoran, ninik mamak bajinih di nagari serta limbago dan organisasi adat.

Aspek penyelenggaraan, pengembangan dan pelestarian nilai-nilai adat dan budaya, pengalaman adat dalam suku dan kaum (manajemen suku), dukungan keterlibatan pemangku adat (mande suku), kebijakan dalam pelestarian adat istiadat dalam bentuk peraturan nagari/peraturan KAN serta simbol (lambang bangunan) Kantor KAN/Balai Adat menceminkan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Aspek kompetensi, penyelenggara organisasi (limbago adat), Tupoksi (SOTK suku, kaum, ninik mamak suku), AD/ART (buku adat salingka nagari), sumber daya manusia KAN, penyelesaian kasus sangketa adat, sumber dana, tata kelola keuangan dan aset adat serta ketua dan anggota penghulu (perangkat penghulu).

Sedangkan spek kerja sama antar lembaga, meliputi keterlibatan dengan lembaga lain dalam pelestarian nilai adat dan budaya, inovasi penyebaran nilai-nilai filosofi ABS-SBK dengan lembaga lain, kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kecamatan, produk kerja sama, jaringan kerja sama antar KAN (forum KAN, asosiasi KAN, Bakor KAN), koordinasi dalam hubungan dengan lambaga/organisasi adat lain serta harmonisasi hubungan antar lembaga adat di nagari, urai ketua tim penilai, Darwan Hamid.

Sekretaris KAN Padang Sibusuk, RD Palito Malin Putiah dalam exposnya menyampaikan sejarah singkat dan profil nagari, kegiatan KAN dan pemasalahan yang dihadapi.

“Sejak diundangkannya peraturan daerah nomor 5 tahun 2007 tentang pokok-pokok pemerintahan nagari dan terakhir Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa, peran dan fungsi KAN semakin melemah. Baik dalam penguasaan aset nagari dan keuangan mau pun dari sisi hirarki pemerintahan nagari. Disamping itu, pemahaman nilai-nilai adat oleh generasi muda juga sangat lemah,” papar RD Palito Malin Putiah. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.