Portal Kabupaten Sijunjung

TIGA NAGARI TERBAIK KABUPATEN SIJUNJUNG

0

Dari delapan nagari berprestasi tingkat kecamatan yang berkompetisi di tingkat Kabupaten Sijunjung, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung serta Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus dan Nagari Pamuatan, Kecamatan Kupitan terpilih sebagai terbaik pertama, kedua dan ketiga pada  2018 ini.  

 

“Ketiga nagari terbaik itu sudah ditetapkan dengan keputusan bupati nomor 188.45/356/KPTS-BPT-2018,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung Drs. H.  Syukri, MM, Kamis (6/9), di ruang kerjanya.

 

Atas keberhasilan sebagai terbaik pertama, kedua dan ketiga, selain mendapat piala danpiagam penghargaan, Nagari Pematang Panjang, Tanjung Bonai Aur  dan Nagari Pamuatan juga menerima hadiah uang Rp20 juta, Rp10 juta dan Rp8 juta.

 

Selain menerima hadiah, ketiga nagari  yang terpilih sebagai terbaik pertama, kedua dan ketiga, juga berpeluang untuk mewakili Kabupaten Sijunjung dalam mengikuti lomba nagari berprestasi di tingkat Sumbar  2019 mendatang.

 

“Namun nagari mana yang akan mewakili, akan ditentukan melalui evaluasi. Artinya, nagari  yang akan mewakili Kabupaten Sijunjung dalam mengikuti lomba nagari berprestasi di tingkat Sumbar 2019 mendatang, adalah yang terbaik dari yang tiga itu,” jelas Syukri.

 

Disisi lain Syukri mengatakan, penilaian nagari berprestasi merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Sijunjung. Indikator yang dinilai berpedoman pada Permendagri nomor 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa (nagari) dan kelurahan yang meliputi penyelenggaraan pemerintahan, penataan kewilayaan dan kemasyarakatan.

 

Evaluasi bidang pemerintahan, meliputi aspek pemerintahan, aspek kinerja serta aspek inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat dan nagari yang berbasis teknologi informasi serta pelestarian adat dan budaya.

 

Evaluasi penataan kewilayaan nagari, meliputi aspek identitas nagari, batas nagari, inovasi, tanggap dan siaga bencana serta aspek pengaturan investasi. Sedangkan evaluasi kemasyarakatan, meliputi aspek partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan, ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan aspek peningkatan kapasitas masyarakat.

 

Tujuan penilaian, adalah untuk mengevaluasi dan mengetahui secara pasti perkembangan, kemajuan, keberhasilan, kelebihan dan prestasi yang dicapai nagari, baik di sektor pembangunan dan pemerintahaan, mau pun di bidang kemasyarakatan. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.