Portal Kabupaten Sijunjung

Tenaga Kesehatan di Sijunjung Mulai Divaksin, Kepala Dinas Kesehatan, Ezwandra : Nakes Harus Menjadi Contoh Bagi Masyarakat Dalam Kepatuhannya Terhadap Vaksinasi

MC Sijunjung – Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung menargetkan vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga kesehatan sebanyak 1225 orang di daerah itu.

“Tidak ada tenaga kesehatan yang takut atau alasan lain untuk tidak di vaksin,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Ezwandra kepada MC Sijunjung melalui via WhatsAppnya, Senin (1/2).

“Sebagai tenaga kesehatan harus menjadi contoh bagi masyarakat umum dalam kepatuhannya terhadap vaksinasi. Nakes ini merupakan garda terdepan penanganan Covid-19, sehingga diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sijunjung,” tegasnya.

“Inasyallah, kita juga akan melaunching kegiatan vaksinasi ini pada hari Rabu 3 Februari 2021 akan datang di Puskesmas Gambok,” jelas Dokter Gigi itu.

Kemudian, lanjut Ezwandra, hari ini (Senin, red) Vaksin Sinovac sudah didistribusikan ke enam Puskesmas yakni Puskesmas Sijunjung sebanyak 78 vial (1 box + 38), Puskesmas Muaro Bodi sebanyak 57 vial (1box + 17vial), Puskesmas Padang Sibusuk sebanyak 66 vial (1box + 26), Puskesmas Gambok sebanyak 202 Vial, Puskesmas Lubuk Tarok sebanyak 37 vial dan Puskesmas Padang Laweh sebanyak 40 vial.

“Besok, Selasa 2 Februari 2021 akan didistribusikan juga ke tujuh Puskesmas, Vaksin ini dikeluarkan oleh Vaksinator sesuai jumlah yang diperlukan sesuai orang yang akan di vaksin di Puskesmas,” ujarnya.

Selain itu, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung dan RSIA Haryanda juga didistribusikan, sehingga total keseluruhan tenaga kesehatan yang di Vaksin di Ranah Lansek Manih lebih kurang 1225 orang.

Saat dikonfirmasi MC Sijunjung melalui via Telponnya, Senin (1/2) sore, dr. Rini, salah seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Gambok yang mengikuti vaksinasi mengaku tidak merasakan gejala atau reaksi buruk dari vaksinasi.

“Setelah observasi selama 30 menit untuk melihat efek samping, Alhamdulillah saya baik baik saja pasca divaksin, tidak pusing atau gejala lainnya,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak takut di vaksin, suntik tersebut cuma rasa digigit semut.sehingga tidak ada yang ditakutkan “Selagi vaksin itu aman menurut BPOM, maka sebaiknya di vaksin, itu jelas lebih baik,” pungkasnya.

Pendistribusian vaksin itu dikawal ketat oleh anggota Polisi Resort (Polres) Sijunjung, dari awal kegiatan hingga selesai, situasi aman dan terkendali. (Dicko)

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.