Portal Kabupaten Sijunjung

SENIN INI BUPATI BUKA JAMBORE ANTI NARKOBA

0

Sesuai rencana, Senin (18/9) ini Bupati H. Yuswir Arifin Dtuak Indo Marajo membuka jambore anti narkoba bagi pelajar utusan SLTA se-Kabupaten Sijunjung, di Wana Wisata Telabang Sakti Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru.

Jambore yang diselenggarakan aparatur Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Sijunjung sampai Rabu (20/9), diikuti 10 siswa dan seorang guru pendamping dari setiap SLTA yang ada di daerah ini (27 SLTA).

“Sesuai rencana, jambore anti narkoba bagi pelajar utusan SLTA se-Kabupaten Sijunjung yang kita selenggarakan, akan dibuka oleh bapak bupati,” kata Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Sijunjung Drs. Yunani, SE selaku ketua pelaksana, Minggu (17/9), di Muaro Sijunjung.

Menurut Yunani, maksud dan tujuan penyelenggaraan jambore, adalah mengenalkan secara dini tentang bahaya penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri, masyarakat, lingkungan serta negara.

Maksud dan tujuan lain, memantapkan pemahaman pelajar SLTA terhadap bahaya narkoba, sehingga penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Sijunjung dapat dicegah secara dini.

Kemudian meningkatkan kreativitas generasi muda dalam berkarya dan berinovasi, khususnya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta menjadikan peserta jambore sebagai duta anti narkoba, baik di sekolah mau pun di lingkungan masing-masing.

Supaya maksud dan tujuan penyelenggaraan jambore anti narkoba tercapai sesuai sasaran dan harapan,  selama kegiatan berlangsung, konsumsi dan uang saku peserta ditanggung panitia pelaksana. Sementara pembelajaran disajikan dalam dua sistim, yaitu materi ruangan dan materi luar ruangan.

Materi ruangan, pembelajarannya tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ditinjau dari segi hukum. Dampak penyalahgunaan narkoba bagi pengguna serta tindakan dan kebiajakan pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

Sedangkan materi luar ruangan, pembelajarannya tentang mental fisik dan disiplin, permainan, penampilan bakat, outbound serta motivation of training dan muhasabah, jelas Yunani.

“Maksud dan tujuan sesungguhnya, melalui penyelenggaran jambore, kita berharap dan mengimbau generasi muda dan siswa agar menjauhi narkoba sebelum terjebak dan terperangkap. Sebab, bila sudah terperangkap, akan sulit melepaskan diri. Ujung-ujungnya adalah kehancuran dan mati secara tidak wajar,” ulas Yunani.

Bahaya penyalahgunaan narkoba sangat dasyat dan menakutkan. Korbannya hidup dalam kesengsaraan, kenestapaan dan kehancuran yang akhirnya mati secara tidak wajar dengan kondisi sangat menyedihkan dan memilukan.

Artinya, di dunia hidup sengsara dan merana, di akhirat dihempaskan ke neraka dan api yang menyala. Karena itu,  genarasi muda dan siswa diharapkan dan diimbau menjauhkan diri dari narkoba sebelum terjebak dan terperangkap.

Jika ada keinginan untuk coba-coba, segeralah mematikan keinginan itu. Sebab coba-coba adalah awal dari ketagihan dan kecanduan. Bila ketagihan dan kecanduan narkoba sudah menggerogoti kehudupan, maka tunggulah saat kehancuran. Karena awal dari ketagihan dan kecanduan bermuara kepada kehancuran, tandas Yunani. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.