Portal Kabupaten Sijunjung

SDN 9 KOTO TUO TERBAIK PELAKSANA PMT-AS

0

07122016PMTASDari 204 Unit Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sijunjung, SDN 9 Koto Tuo, Kecamatan IV Nagari terpilih sebagai terbaik pertama pelaksana program Penyediaan Makanan Tambahan-Anak Sekolah (PMT-AS) 2016.

Sedangkan SDN 15 Tigo Korong, Kecamatan Lubuak Tarok dan SDN 24 Aie Angek, Kecamatan Sijunjung, terbaik kedua dan ketiga.

Atas keberhasilan itu, SDN 9 Koto Tuo yang dipimpinan Rokayah, disamping menerima piala dan uang pembinaan Rp2 juta, juga berhak mewakili Kabupaten Sijunjung dalam mengikuti penilaian pelaksanaan program PMT-AS di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Sementara SDN 15 Tigo Korong dan SDN 24 Aie Angek, memperoleh piala serta uang pembinaan Rp1,5 juta dan Rp1 juta.

Piala dan uang pembinaan untuk ketiga SDN terbaik itu, diserahkan Wakil Bupati Arrival Boy pada penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Kabupaten Sijunjung, di lapangan sepakbola Nagari Lalan, Kecamatan Lubuak Tarok, Selasa (6/12).

Selain mengucapkan terima kasih, kepada ketiga kepala SDN itu, wakil bupati juga berharap dan berpesan supaya mempertahankan serta berupaya meningkatkan keberhasilan yang didapat. Karena biasanya, mempertahankan prestasi yang diraih lebih sulit dari meraihnya.

Sementara Plt. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN),  Syahrial berharap SDN 9 Koto Tuo tidak hanya terbaik di tingkat Kabupaten Sijunjung, tapi jug di Provinsi Sumatera Barat, sebagaimana dicapai SDN 21 Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus pada tahun 2010 dan SDN 13 Palangki, Kecamatan IV Nagari tahun 2011.

Menurut Syahrial yang juga Staf Ahli Bupati, pada tahun 2010  dan 2011, SDN 21 Tanjung Bonai Aur dan SDN 13 Palangki, tidak hanya terbaik di Kabupaten Sijunjung, tapi juga di Sumbar, sehingga berhak mewakili provinsi dalam mengikuti penilaian pelaksanaan program PMT-AS di tingkat Nasional. “Kita berharap SDN 9 Koto Tuo kembali mengukir prestasi itu,” harapnya.

Disamping mewakili Provinsi Sumatera Barat ke tingkat Nasional, pada tahun 2010, pelaksanaan PMT-AS Kabupaten Sijunjung dinilai terbaik di Indonesia, sehingga dijadikan acuan dan contoh dalam pelaksanaan PMT-AS secara nasional.

PMT-AS Kabupaten Sijunjung tahun 2010 dinilai terbaik di Indonesia oleh Kementerian Pendidikan Nasional, karena program ini dilaksanakan sebagaimana mestinya oleh masyarakat bersama pemerintah.

Faktor yang mendukung keberhasilan pelaksanaan PMT-AS di Kabupaten Sijunjung, diantaranya komitmen Pemda dan legislatif  dalam menganggarkan dana PMT-AS setiap tahun, partisipasi aktif tokoh dan pemuka masyarakat,  adanya kerjasama antar SKPD terkait dan masing-masing SKPD  menjalankan tugasnya dengan baik, peran lembaga kemasyarakatan sangat kuat (PKK, BPN, KAN, LKAAM dan Bundo Kanduang) serta peran aktif komite sekolah dan orangtua murid.

Dampak positif dari pelaksanaan PMT-AS, meningkatnya  kehadiran dan  prestasi siswa, terjadinya perubahan sikap dan tingkah laku siswa seperti kebiasaan mencuci tangan dan berdoa sebelum makan serta membuang sampah pada tempatnya.

Terjadinya peningkatan status gizi siswa, seperti kenaikan berat dan tinggi badan  serta persentase siswa anemia jauh berkurang. Disamping itu, sebahagian besar sekolah sudah memiliki kebun, jelas Syahrial. –nas.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.