Portal Kabupaten Sijunjung

SATGAS SABERPUNGLI GELAR SOSIALISASI PERDANA

0

Satgas Saberpungli Kabupaten Sijunjung menggelar sosialisasi tentang Pungutan Liar di UDKP Kantor Camat Kamang Baru, Selasa (16/05).

Sosialisasi diikuti Wali Nagari, Kepala KUA Kamang Baru, Kepala UPTD, Kepala SLTP dan SLTA, Kepala Puskesmas se-Kecamatan Kamang Baru dengan menghadirkan Wakil Ketua Satgas Saberpungli, Drs. Endri Nazir, Ketua Pokja Yustisi, Devitra Romiza, SH, Ketua Pokja Pencegahan, Rizal Efendi, SE dan Ketua Pokja Penindakan, Mashariyanto SH sebagai narasumber.

Sosialisasi yang digelar kali ini merupakan wujud aksi Satgas Saberpungli yang dikukuhkan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin pada 18 Januari 2017 untuk mencegah terjadinya pungutan liar pada instansi yang melakukan pelayanan publik di Kabupaten Sijunjung.

Ketua Pokja Yusrisi memaparkan tentang pungli dari perspektif hukum. “Segala bentuk pungutan yang tidak ada dasar hukum dikategorikan sebagai pungutan liar dan itu merupakan tindakan koruptif yang harus dicagah sedini mungkin”, jelas Devitra.

Sementara, Ketua Pokja Penindakan, Mashariyanto menghimbau para peserta untuk mempersuasi masyarakat untuk menolak segala bentuk praktik pungli karena akan berurusan dengan hukum.

Rizal menyatakan bahwa tidak dipungkiri di sekolah, puskesmas dan kantor wali nagari yang bersentuhan langsung dengan masyarakat rentan terjadi pungli. Hal ini menimbulkan sikap antipati masyarakat kepada pemerintah dan melemahkan daya saing bagi para pelaku usaha.

Berdasarkan Perpres No.87 Tahun 2016 Pasal 12, masyarakat yang melihat atau mengalami praktik pungli bisa melaporkan secara elektronik maupun non-elektronik. Sekretariat Satgas Saberpungli Kabupaten Sijunjung (Inspektorat Daerah) sudah menyediakan layanan call center di nomor 081367674774, 081363951851 dan 081364678475.

“Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sijunjung juga menerima pengaduan melalui layanan SMS Gateway di nomor 082283236361 dan layanan SMS Lapor!SPAN di nomor 1708”, tambah Rizal.

Ketua Satgas menjadwalkan sosialisasi serupa di setiap kecamatan secara bertahap. Endri Nazir berharap melalui sosialisasi dan dialog yang dilakukan hari ini memberikan kontribusi bagi peningkatan kwalitas pelayanan publik yang dilakukan di Sekolah, Puskesmas dan Kantor Wali Nagari dan menghasilkan kesamaan visi dalam menolak pungutan liar di Kabupaten Sijunjung.

(Budhi)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.