Portal Kabupaten Sijunjung

Sasaran Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan IV Nagari Libatkan Forkopimcam dan Wali Nagari

MC Sijunjung – Pemerintah Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung melaunching vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Muaro Bodi, Selasa (2/2).

Kegiatan tersebut dilaunching oleh Camat IV Nagari, Nasrul di Halaman Puskesmas. Hadir kesempatan itu anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, H. Nangkodo, Unsur Forkopimcam serta Wali Nagari se-Kecamatan IV Nagari.

Pada tahap awal ini sasaran penyuntikan vaksin sinovac itu sebanyak 57 orang tenaga kesehatan di Lingkup Puskesmas Muaro Bodi dan juga melibatkan Unsur Forkopimcam serta Wali Nagari se-Kecamatan IV Nagari.

Pada kesempatan tersebut, Camat IV Nagari, Nasrul menyebutkan selain tenaga kesehatan, vaksin merk sinovac ini juga diterima oleh Frokopimcam dan Wali Nagari se-Kecamatan IV Nagari.

“Beliau ini (Walinagari, red) merupakan pemangku kepentingan ditengah-tengah masyarakat. Jadi, bisa untuk menceritakan atau mensosialisasikan bagaimana efek yang dirasakan setelah di suntik vaksin sinovac,” ujarnya.

Ia berharap kepada Wali Nagari agar dapat mengambil peran optimal untuk memproduksi atau memberikan informasi yang valid terkait dengan program vaksinasi Covid 19.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Muaro Bodi, dr. Rahmi Fadhillah menjelaskan untuk penerima vaksin itu tidak langsung disuntik, ada tahapan-tahapan. Salah satunya dinyatakan sehat.

“Sebelum divaksin, penerima akan menjalani beberapa tahapan pemeriksaan. Di antaranya pengecekan suhu, skrining dengan 16 pertanyaan, jika dinyatakan sehat kemudian baru dilakukan pemberian vaksin,” ungkapnya.

Dikatakan dr. Rahmi, vaksin itu sangat baik fungsinya, yakni untuk membentuk daya tahan tubuh, sebenarnya tidak ada yang perlu ditakuti.

“Tujuan vaksinasi mulia untuk keselamatan, sehatkan dan tangguhkan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Vaksin pun sudha melewati uji klinis dan label halal dari MUI dan sudah ada izin BPOM, mestinya tidak ada lagi simpang siur informasi tentang vaksin,” ujarnya.

Kemudian, saat dikonfirmasi MC Sijunjung melalui via WhatsAppnya, keterangan Kapolsek IV Nagari, Iptu. Dian Jumes Putra, SH. MH yang sudah menerima vaksin dan telah menahan diri selama 30 menit untuk di observasi memantau reaksi dan efek samping di tubuhnya atau disebut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) menyatakan tidak ada efek apapun ditubuhnya.

“Alhamdulillah, setelah melewati observasi selama 30 menit tidak ada gejalah atau efek yang mengawatirkan dari suntik vaksin sinovac ini,” ujar Iptu Jumes kepada MC Sijunjung, Selasa (2/2).

Ia meyakinkan kepada masyarakat, jangan terlalu percaya terhadap informasi yang tidak jelas kebenarannya.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan, khususnya Polsek IV Nagari mengajak masyarakat, mari kita sama-sama di vaksin, kita dukung kebijakan pemerintah dalam pencanangan vaksinasi. Sehingga kita bisa terhindar dari Wabah Virus Corona,” pungkasnya.(Dicko)

You might also like

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.