Portal Kabupaten Sijunjung

PERLU PENGUATAN KOMITMEN SELURUH STAKEHOLDER

0

Wakil ketua DPRD Walbardi  berharap kepada seluruh aparatur pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Sijunjung untuk membangun daerah yang lebih mandiri dan sejahtera.

 Pada Sabtu 18 Februari 2017 mendatang, Kabupaten Sijunjung genap berusia 68 tahun. Berkaitan dengan itu, hendaknya semua pihak  mengintrospeksi diri, terlebih aparatur pemerintahan.

Nilai dengan jujur sudah sejauh mana kualitas pelayanan publik dilakukan  dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemiskinan yang mewarnai hidup dan kehidupan sebagian rakyat, kata Walbardi, di gedung dewan.

Menurut kader terbaik Partai Demokrat ini, kemiskinan yang masih mewarnai hidup dan kehidupan sebagian rakyat, merupakan sinyal bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk lebih serius menyelenggarakan berbagai program pembangunan.

Untuk itu, selain mengevaluasi diri, juga perlu penguatan komitmen seluruh stakeholder terkait untuk meningkatkan fungsi pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan lebih optimal.

Pengalaman telah menunjukan bahwa sebuah daerah otonom akan dapat berkembang dan maju, bila masyarakat mau dan mampu menempatkan posisi dan tanggungjawabnya sebagai bagian dari proses untuk mewujudkan kesejahtraan bersama.

Konsep seperti inilah yang seharusnya dipahami oleh semua pihak yang terkait dalam sebuah sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah, untuk dijadikan landasan moral bersama  bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahtraan rakyat.

Menyangkut masalah kemiskinan, sebetulnya banyak hal yang bisa lakukan pemerintah. Hal mendasar yang seharusnya dikerjakan, antara lain mencari akar penyebab terjadinya kemiskinan serta memanfaatkan potensi yang dimiliki keluarga miskin.

            Misalnya masyarakat miskin yang memiliki keterampilan menjahit, dibantu dengan mesin jahit dan peralatan lain yang dibutuhkan. Begitu juga warga yang bisa membuka usaha rumah tangga, dibantu dengan bahan dan peralatan yang diperlukan, supaya mereka bisa keluar dari kemiskinan yang menjerat, kata Walbadri mencontohkan.

Agar ke depan upaya pengentas kemiskinan bisa terlaksana sesuai sasaran dan harapan, dinas terkait, camat dan walinagari harus mendata penduduk dan keluarga miskin secara lengkap, akurat, rinci dan mendetail.  Artinya yang didata bukan hanya jumlah KK miskin saja, tapi juga penyebab kemiskinan dan solusi yang lebih tepat untuk mengatasinya.

Disamping itu, camat dan walinagari harus memiliki peta wilayah kerjanya, supaya bisa dibaca dan diketahui potensi yang bisa digali, diolah dan dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi.

Ini perlu dilakukan, agar setiap dinas bisa memprogramkan kegiatan, sesuai tugas pokonya masing-masing. Karena penyebab  kemiskinan tidak sama, cara mengatasi tentunya juga harus disesuaikan dengan yang memungkinkan, kata dewan terhormat ini. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.