Portal Kabupaten Sijunjung

PENUTUPAN PELATIHAN KADER NAGARI SIAGA AKTIF

0

Bertempat di Aula Wisma Anggrek Sijunjung, Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung Megadakan Penutupan Pelatihan Kader Nagari Siaga Aktif (9/8) yang mana acara dihari ini merupakan acara penutupan yang telah diadakan selama tiga hari dari tanggal 7 agustus 2017.

Untuk kegiatan ini dihadiri oleh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung drg. Ezwandra, MSc ,  Sutikno Kasi Surveilance, Nani Program Kesehatan ibu dan anak  (KIA), Netty Rahmayani Program Gizi, Miftahul ,SP Selaku Promosi Keshatan di dinas Kesehatan Kab. Sijunjung, Bidan dari Puskesmas Koto VII dan Lubuk Tarok,seluruh kader nagari siaga aktif dari Kecamatan Lubuak Tarok dan Koto VII, Wali Nagari,Ketua Pemuda,Pengelola UKM Dan Promkes Puskesmas Lubuak Tarok dan Koto VII.

Dalam sambutannya kepala dinas Kesehatan Kabaupaten Sijunjung drg. Ezwandra menyampaikan,” bahwa kegiatan ini bertujuan untuk pembangunan di bidang kesehatan , untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi seluruh masyarakat yang ada di kabupaten Sijunjung. Kondisi sehat merupakan salah satu karunia Tuhan yang patut senantiasa kita syukuri dan sehat juga merupakan hak asasi setiap individu yang harus dihargai serta merupakan investasi yang dapat meningkatkan produktifitas kerja, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga”.

Adapun Mistahul, SP selaku Kasi Promosi Kesehatan menyampaikan kepada seluruh Kader agar terus melakukan gerakakan masyarakat hidup sehat ( germas ) dengan cara lakukan aktifitasfisik minimal 30 menit dalam sehari, konsumsi sayur dan buah setiap hari, cek kesehatan secara teratur setiap 6 bulan sekali, dan membuat rancangan kegiatan dengan pemanfaatan dana nagari.

Berdasarkan laporan ketua panitia Yanti Rujamin,SKm mengatakan bahwa tujuan umum pelatihan ini adalah, setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu melakukan penggerakan dan pemberdayaan masyarakat di desa siaga  sesuai  ketentuan. Adapun tujuan khususnya adalah setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu menjelaskan tentang  Konsep Desa Siaga, melakukan survey mawas diri (SMD), melakukan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), mengenali  faktor resiko masalah kesehatan, melakukan deteksi dini masalah kesehatan, melakukan upaya-upaya pemecahan masalah kesehatan di desa, melakukan upaya penanganan kegawatdaruratan  kesehatan secara sederhana sebelum dirujuk dan melakukan pencatatan dan pelaporan di desa siaga. (ardi_kominfo@sijunjung.go.id)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.