Portal Kabupaten Sijunjung

PENILAIAN NAGARI SUDAH SELESAI

0
Tim pemilihan nagari berprestasi tingkat Kabupaten Sijunjung yang memulai tugas Senin  (15/5) di Nagari Guguak, Kecamatan Koto VII, Rabu (24/5) telah menyelesaikan penilaian di Nagari Tanjung Kaliang, Kecamatan Kamang Baru.
Pada nagari unggulan kecamatan yang sudah dinilai, meski masih ada kekurangan dan kelemahan yang perlu pembenahan dan peningkatan, namun cukup banyak kelebihan yang patut dibanggakan serta dicontoh oleh masyarakat nagari lain.           
Di Tanjung Kaliang misalnya, sebagian perkarangan rumah penduduk tidak saja dijadikan taman bunga dan apotek hidup, tapi juga dimanfaatkan untuk menanam sayur-sayuran dan bumbu masakan.
Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sayur dan bumbu masakan, keluarga yang memanfaatkan perkarangan itu tidak perlu repot-repot membelinya ke pasar atau ke warung, karena mereka sudah memiliki.
Fenomena dari penggunaan perkarangan untuk menanam berbagai sayur-sayuran dan bumbu masakan, pengeluaran dana jadi berkurang. Namun tidak semua warga memiliki kesadaran dalam pemanfaatan perkarangan, sehingga tidak jarang terjadi ketika seorang ibu menggulai nangka, orang sekampung bisa tahu, karena bumbunya, seperti serai dan kunyit, minta sana copot sini.
Kelebihan Nagari Paru yang merupakan unggulan Kecamatan Sijunjung, pada nagari yang dipimpin Iskandar itu, terdapat kawasan hutan lindung (rimbo larangan) yang dikelola dan dijaga secara bersama oleh pemerintahan nagari dan masyarakat serta Kelompok Petani Peduli Hutan (KPPH).
Dalam rimbo larangan itu banyak potensi yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan nagari serta meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, antara lain rotan, manau, getah merah, madu lebah dan tanaman anggrek.
Bahkan menurut Walinagarai Iskandar, dalam tahun 2017 ini akan dilakukan pengelolaan rotan untuk prabot rumah tangga, anyaman dan asesoris sebagai produk unggulan Nagari Paru.
Sementara Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan yang merupakan satu-satunya desa yang mengikuti pemilihan nagari dan desa berprestasi tingkat Kabupaten Sijunjung pada tahun 2017 ini, kelebihan adalah tampilnya PKK desa tersebut menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Sijunjung, mars PKK dan mars Desa Kampung Baru dalam pembukaan penilaian. Tidak seperti di nagari lain yang lagu Indonesia Raya, mars Sijunjung dan mars PKK didendangkan plesdis dan HP.
Fakta dan kenyataan ini satu gambaran bahwa kader PKK Desa Kampung Baru benar-benar telah mengusai kegiatan yang dilaksanakannya. Dengan kata lain tidak sekedar tiori atau program di atas kertas saja.
Namun nagari dan desa mana yang akan terpilih sebagai terbaik I, II dan III serta yang akan mewakili Kabupaten  Sijunjung untuk berlomba di tingkat Sumbar pada tahun 2018 depan, menurut ketua tim penilai, H. Syukri,  baru akan ditentukan dengan cara menghitung dan mengumpulkan poin dari beberapa indikator yang dinilai. nas@sijunjung.go.id
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.