Portal Kabupaten Sijunjung

PEMKAB SIJUNJUNG SERAHKAN LKPD 2016 KE BPK

0

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menyerahkan Laporan Keuangan pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sijunjung tahun anggaran 2016 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Barat.

Laporan keuangan tersebut, diterima  Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat Sumatera Barat diwakili Kepala Subauditorat Sumatera Barat I,  Indria Syzinia di ruang pertemuan BPK setempat, Selasa (4/4).

Bupati Yuswir Arifin didampingi Kepala Keuangan dan Aset Daerah, Jaheri, Kepala Inspektorat, Endi Nazir, Asisten III, Adlis, Kabag Humas dan Protokol, Henri Chaniago beserta beberapa orang pejabat BKAD, sebelum menandatangani berita acara penyerahan LKPD menyebutkan, laporan keuangan yang diserahkan terdiri atas tujuh komponen, yakni laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih (LPSAL).

Kemudian, neraca, laporan operasional (OP), laporan perubahan ekuitas (LPE) dan cacatan atas laporan keuangan (CaLK).

“ LKPD ini juga dilengkapi dengan hasil revie KPD oleh Inspektur, surat pernyataan tanggung jawab kepala daerah atas LKPD, rancangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Sijunjung tahun anggaran 2016, rancangan penjabaran pertanggungjawaban APBD Kabupaten Sijunjung 2016, laporan keuangan BUMD dan laporan ikhtisar realisasi kinerja pemerintah daerah,” jelas Bupati Yuswir Arifin.

Yuswir Arifin mengaku, pihaknya terus berupaya dan bekerja keras mengelola keuangan dan aset daerah.Bahkan, katanya, laporan keuangan yang disampaikan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, atau bisa dikatakan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Karena itu, Bupati Yuswir Arifin berharap pemerintah kabupaten Sijunjung bisa meraih opini  wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam mengelola dan menyusun laporan keuangan tahun 2016.” Dengan memperbaiki kesalahan pada tahun lalu, kita berharap bisa meraih predikat WTP,” ucapnya.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat Sumatera Barat diwakili Kepala Subauditorat Sumatera Barat I, Indria Syzinia menyambut baik dan mengapresiasi kebijakan pemerintah kabupaten Sijunjung yang telah menyerahkan LKPD tahun anggaran 2016.

“Setelah menyerahkan laporan ini, maka pemkab Sijunjung menunggu proses selanjutnya, yakni menerima tim Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat yang akan segera turun ke Sijunjung dalam waktu dekat ini,” katanya.

Indria didampingi beberapa pejabat BPK Provinsi Sumatera Barat mengaku optimis pemerintah Kabupaten Sijunjung bisa meraih predikat WTP.Pasalnya,  Pemkab Sijunjung terus memperbaiki tata kelola aset daerah.

”Mudah-mudahan, apa yang menjadi harapan Pemkab Sijunjung bisa tercapai,” kata Indria.zet@sijunjung.go.id

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin menyerahkan Laporan Keuangan pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Sijunjung tahun anggaran 2016 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Barat.

Laporan keuangan tersebut, diterima  Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat Sumatera Barat diwakili Kepala Subauditorat Sumatera Barat I,  Indria Syzinia di ruang pertemuan BPK setempat, Selasa (4/4).

Bupati Yuswir Arifin didampingi Kepala Keuangan dan Aset Daerah, Jaheri, Kepala Inspektorat, Endi Nazir, Asisten III, Adlis, Kabag Humas dan Protokol, Henri Chaniago beserta beberapa orang pejabat BKAD, sebelum menandatangani berita acara penyerahan LKPD menyebutkan, laporan keuangan yang diserahkan terdiri atas tujuh komponen, yakni laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih (LPSAL).

Kemudian, neraca, laporan operasional (OP), laporan perubahan ekuitas (LPE) dan cacatan atas laporan keuangan (CaLK).

“ LKPD ini juga dilengkapi dengan hasil revie KPD oleh Inspektur, surat pernyataan tanggung jawab kepala daerah atas LKPD, rancangan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Sijunjung tahun anggaran 2016, rancangan penjabaran pertanggungjawaban APBD Kabupaten Sijunjung 2016, laporan keuangan BUMD dan laporan ikhtisar realisasi kinerja pemerintah daerah,” jelas Bupati Yuswir Arifin.

Yuswir Arifin mengaku, pihaknya terus berupaya dan bekerja keras mengelola keuangan dan aset daerah.Bahkan, katanya, laporan keuangan yang disampaikan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya, atau bisa dikatakan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Karena itu, Bupati Yuswir Arifin berharap pemerintah kabupaten Sijunjung bisa meraih opini  wajar tanpa pengecualian (WTP) dalam mengelola dan menyusun laporan keuangan tahun 2016.” Dengan memperbaiki kesalahan pada tahun lalu, kita berharap bisa meraih predikat WTP,” ucapnya.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat Sumatera Barat diwakili Kepala Subauditorat Sumatera Barat I, Indria Syzinia menyambut baik dan mengapresiasi kebijakan pemerintah kabupaten Sijunjung yang telah menyerahkan LKPD tahun anggaran 2016.

“Setelah menyerahkan laporan ini, maka pemkab Sijunjung menunggu proses selanjutnya, yakni menerima tim Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Barat yang akan segera turun ke Sijunjung dalam waktu dekat ini,” katanya.

Indria didampingi beberapa pejabat BPK Provinsi Sumatera Barat mengaku optimis pemerintah Kabupaten Sijunjung bisa meraih predikat WTP.Pasalnya,  Pemkab Sijunjung terus memperbaiki tata kelola aset daerah.

”Mudah-mudahan, apa yang menjadi harapan Pemkab Sijunjung bisa tercapai,” kata Indria.zet@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.