Portal Kabupaten Sijunjung

PEMKAB RAKOR DENGAN WALINAGARI

0

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh walinagari dan kepala desa, di Balairung Lansek Manih, Kamis  (12/1). Rakor yang dibuka Wakil Bupati H. Arrival Boy, dihadiri Sekdakab A.T. Rohendi, pejabat teras Pemkab,  kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kabag serta camat se-Kabupaten Sijunjung.

Supaya tujuan Rakor tercapai sesuai sasaran dan harapan, Wabup berharap kepada seluruh walinagari dan kepala desa memahami serta mengaplikasikan materi yang diterima dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab.

Rakor dilaksanakan setiap awal tahun. Tujuan pelaksanaannya mengevaluasi kegiatan yang dilakukan pada tahun lalu untuk dijadikan cambuk supaya tugas dan tanggungjawab yang akan dilaksanakan dalam tahun berikutnya lebih baik dan membuahkan hasil.

“Supaya tujuan Rakor tercapai sesuai sasaran dan harapan, saya berharap kepada seluruh walinagari dan kepala desa memahami serta mengaplikasikan materi yang diterima dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab,” kata Wabup Arrival Boy.

Dalam kesempatan itu Wabup juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh walinagari, kepala desa, camat, Kabag, kepala OPD, pejabat teras Pemkab, Forkopinda dan DPRD yang telah melaksanakan tugas keperintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi serta kewenangan masing-masing, sehingga dalam tahun 2016 cukup banyak keberhasilan dan prestasi yang diraih serta penghargaan tingkat nasional yang diterima masyarakat dan Pemkab Sijunjung.

Tentang dengan pemilihan walinagari serentak (Pilwana) yang akan digelar dalam tahun 2017 ini, Wabup berharap dan berpesan kepada OPD terkait, camat dan Pantia Pemilihan Walinagari (PPWN) supaya betul-betul mempedomani aturan yang ada. Baik Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 mau pun Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 2014 dan aturan lain yang berlaku.

”Kita berharap proses demokrasi di nagari menghasilkan pimpinan yang aspiratif dan berkualitas. Karena sekarang jabatan walinagari makin strategis disebabkan adanya regulasi yang memperkuat posisi nagari serta guliran dana dengan jumlah yang besar. Untuk tahun anggaran 2017 ini, alokasi dana nagari Rp57.444.578.200 dan alokasi dana desa Rp51.629.928.000,” jelas Wabup.

Supaya tidak berurusan dengan aparat penegak hukum, baik polisi maupun kejaksaan, Wabup mengingatkan seluruh walinagari, agar hati-hati dalam mempergunakan anggaran. Artinya, pergunakan anggaran menurut semestinnya. Jangan mengambil kebijakan diluar ketentuan meski untuk kepentingan dinas, karena konsekwensinya adalah diri pribadi.

“Agar tidak berurusan dengan aparat penegak hukum terkait kasus, saya mengimbau dan mengingatkan seluruh walinagari agar berhati-hati dalam mempergunakan anggaran. Jangan mengambil kebijakan diluar ketentuan, meski untuk kepentingan dinas, kalau kebijakan itu menyalahi aturan, ” imbau Wabup Arrival Boy. –nas.sijunjung.go.id

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.