Portal Kabupaten Sijunjung

PEMERIKSAAN 100% KEGIATAN DANA DESA TAHAP II

0

Tim Nagari Kunangan Parik Rantang bersama Pemerintah Kecamatan, Pendamping Desa, Ketua Lembaga Nagari, Pengawas Kegiatan DD Th. 2017, Bhabinkantibmas dan Babinsa, Pendamping Lokal Desa/PLD Nagari Kunpar melakukan pemeriksaan 100% kegiatan dana Desa ke desa-desa terkait penggunaan alokasi dana desa (ADD) maupun dana desa (DD) tahun 2017 tahap II,  Selasa (12/12).

Pada saat ini adalah tahap ke dua pemeriksaan kegiatan Dana Desa tahun 2017 ke Jr. Sungai Tambang I, Jr. Mekar Jaya S. Tenang, Jr. Suko Rejo S. Tenang dan Jr. Sungai Tambang II di Nagari Parik Rantang,  Kecamatan Kamang Baru.

Pemeriksaan tersebut mulai dari Jorong Sungai Tambang I kegiatan pembangunan rigit beton dengan jumlah dana Rp. 170, 395, 000,  dilanjutkan ke Jorong Mekar Jaya S. Tenang kegiatan pembangunan  plat dwiker jalan lingkungan dengan jumlah dana Rp. 63, 228, 000,  kemudian di Jorong Suko Rejo S. Tenang pembangunan drainase jalan lingkungan dengan jumlah dana Rp. 103, 725, 000,  terakhir di Jorong Sungai Tambang II kegiatan pembangunan pagar poskesri dengan jumlah dana Rp. 49, 195, 000.

Sekretaris Nagari Kunangan Parik Rantang Mardalius, S. Sos menjelaskan total dana desa pada tahun 2017 ini di Nagari Kunangan Parik Rantang berjumlah Rp. 947, 020, 000 dan  berbagai pembangunan infrastruktur dan fasilitas kesehatan akan menggunakan Dana Desa. Di antaranya pembangunan pagar poskesri, saluran irigasi, pembangunan gedung PAUD untuk pendidikan anak usia dini, jalan, drainase (got air), dan dwiker (polongan air) .

Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna.

Kesiapsiagaan penting dalam menghadapi bencana dan ini menjadi bagian dari pengarusutamaan strategi pengurangan risiko bencana.

Ia berharap kepada masyarakat untuk dapat saling menjaga apa yang telah kita bangun tersebut karena biaya perawatan tidak ada setiap tahunnya.

Dengan pelaksanaan yang transparansi, akuntabel. Tentu dari sisi keparcayaan pemerintah pusat lebih yakin mengalokasikan dana ke desa atau ke nagari, ungkap Dia

Ketua BPN Indra Wadi Memberi aspresiasi kepada pemerintah Nagari dan masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga terlaksana pelaksanaan pembangunan ini seperti semestinya.

Kepada pemerintah pusat agar meningkatkan dana sesuai dana desa yang diwacanakan yaitu satu desa satu milyar, harap Indra. (Dicko/Noven-kominfo) @sijunjung.go. id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.