Portal Kabupaten Sijunjung

ORANG SUKSES KELEBIHAN CARA

0

Sukses sejati adalah akumulasi dari kegagalan yang bisa diatasi. Setiap halangan, rintangan, ujian dan cobaan, adalah kesulitan yang merupakan sarana terbaik dalam melatih dan mematangkan mental untuk menjadi pemenang sesungguhnya.

“Justru itu, mari kita pastikan bahwa diri kita menjadi insan yang kelebihan satu cara, bukan kelebihan satu alasan. Karena orang sukses selalu kelebihan satu cara, orang gagal kelebihan satu alasan,” kata ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung Ny. Hj. En Yuswir Arifin.

Kata-kata bijak itu disampaikan Ny. En Yuswir Arifin ketika menyajikan materi berjudul ‘mengenali potensi diri dan lingkungan’ di hadapan 31 generasi muda Kabupaten Sijunjung yang memiliki usaha kecil, pada pelatihan manajemen kewirausahaan, di Savali Hotel Padang, Selasa (4/4).

Pelatihan yang diselenggarakan aparatur Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, dibuka Bupati Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo.

“Mengapa kita cepat merasa gagal? Mengapa kita mudah menyerah? Apa sebenarnya yang membuat diri rapuh dan lemah semangat,” kata ketua Dekranasda melanjutkan materinya.

Menurut dia, perasaan cepat merasa gagal, mudah menyerah serta diri rapuh dan lemah semangat, adalah akibat dari pikiran atau kesadaran tentang proses  perjuangan hidup yang belum matang, belum mampu memahami dan menggali arti di balik ujian dan cobaan yang menghadang.

“Pada hal, jangankan cuma kesulitan yang menghadang, tantangan paling berat sekalipun sebenarnya justru akan mengantarkan kita pada kesuksesan,” tandasnya.

Tentang potensi diri Ny. En Yuswir Arifin memaparkan, potensi diri adalah kemampuan yang dimiliki setiap individu yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan dalam berprestasi atau kemampuan yang terpendam dalam diri seseorang.

“Sedangkan potensi lingkungan, merupakan pemanfaatan lingkungan di tempat kita tinggal dan memanfaatkan peluang disekitar kita yang bisa dijadikan usaha.”

Potensi diri yang positif, diantaranya percaya diri, memiliki keterampilan, memiliki rasa kompetitif serta memiliki ketegasan, kejujuran dan tanggungjawab. Sementara potensi diri yang negatif, emotional, tidak percaya diri dan tidak bersemangat.

Manfaat potensi diri, adalah mengenali keterampilan yang dimiliki, mudah memperoleh pekerjaan dan bisa membuka lapangan usaha sendiri. Karena sesungguhnya membuka usaha sendiri lebih baik dari bekerja dengan orang lain

Dalam materinya ketua Dekranasda juga memaparkan spritual commitmen program 3 A (aku aman bagimu, aku menyenangkan bagimu dan aku bermanfaat bagimu).

Aku aman bagimu disimbulkan dengan 5 J dalam standar perilaku, yaitu jangan menggangu, jangan merendahkan, jangan mempermalukan, jangan mengancam dan jangan menakuti. Aku menyenangkan bagimu, dilambangkan dengan 5S dalam standar perilaku, senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Sedangkan aku bermanfaat bagimu, tercermin dengan 5P dalam standar perilaku, yaitu perhatian, penghargaan, pemberian, pemberdayaan dan pensuksesan.

“Saya berharap seluruh peserta  pelatihan manajemen kewirausahaan ini tidak ada yang memiliki potensi diri negatif, tapi mempunyai potensi diri yang positif dan mampu memanfaatkannya dengan baik, supaya usaha yang ditekuni maju, berkembang dan meningkat serta lebih menghasilkan. Saya harapkan juga seluruh peserta pelatihan menerapkan spritual commitmen program 3 A dalam penghidupan sehari-hari, supaya kita aman, menyenangkan dan bermanfaat bagi orang lain,” harap Ny. En Yuswir Arifin. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.