Portal Kabupaten Sijunjung

MENYEMBELIH KURBAN MENYEMBELIH SIFAT KEBINATANGAN

0

Dilihat dari aspek perintahnya, kurban memang merupakan salah satu dari pelaksanaan ibadah ritual. Tapi, dilihat dari segi manfaatnya, ibadah kurban mengandung banyak makna, kata buya H. Nasrullah, Kamis (31/8), di Muaro Sijunjung.

Kenapa harus kambing, unta, sapi dan kerbau yang disemblih untuk kurban, kenapa tidak ayam atau uang senilai harga hewan yang dibagi-bagikan kepada fakir miskin. Jawabnya karena hewan yang disemblih itu adalah binatang rakus. Siang makan, bangun tidur makan dan waktu tidur juga makan.

 Makanya, menyemblih kambing, unta, sapi dan kerbau sebagai kurban, adalah menyemblih sifat kebinatangan yang ada dalam diri manusia, karena sifat kebinatangan itu sumber kejahatan dan kemudaratan, jelas Ahmad Ansori.

 Makna lain, dalam hidup ini manusia tidak mendapatkan pembagian rezki yang sama. Sebagian orang bekerja keras siang dan malam, namun hasil yang diperoleh hanya sedikit. Sebaliknya ada orang yang bekerja sedikit, tapi hasil yang didapat sangat banyak.

 Karena itu, terhadap orang yang mendapat hasil lebih banyak, diperintahkan oleh Allah SWT memberikan sebagian hasil itu kepada saudaranya yang termasuk kaum dhuafa, baik dengan cara berinfak, bersedekah serta menyantuni anak yatim dan memberi makan fakir miskin mau pun dengan cara berkurban.

 Dengan demikian, terjalinlah hubungan yang harmonis antara orang yang berharta dengan orang miskin yang pada gilirannya menimbulkan manfaat yang besar  dalam kehidupan nyata. Orang miskin akan terpelihara hatinya karena kedermawanan orang kaya. Sedangkan orang kaya akan dipelihara hartanya oleh orang msikin, jelas Nasrullah. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.