Portal Kabupaten Sijunjung

MENGENDARAI MOTOR, BOCAH 10 TAHUN JADI KORBAN CURANMOR.

0

Peringatan bagi orang tua yang mengizinkan anaknya yang masih dibawah umur mengendarai sepeda motor, selain mencegah terjadinya kecelakaan, bermacam hal buruk bisa saja terjadi, seperti menjadi korban tindak kejahatan. Seperti yang dialami Zulkamar (39) warga jorong Pasar Tanjung Ampalu, Kecamatam Koto VII yang mengizinkan anaknya yang masih berumur 10 tahun, bernama Fadhil Syukri mengendarai motor sendiri.

Bocah yang masih siswa sekolah dasar tersebut memarkirkan motornya di salah satu lokasi pesta pernikahan yang ia kunjungi di jorong Simpang Tiga, Nagari Limo Koto pada Rabu (19/4) malam sekitar pukul 22.00 wib. Tanpa ia sadari, motor Beat BA 3814 KJ miliknya itu dicuri. Korban bersama beberapa temannya sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi pesta, tetapi motor yang dicari tidak kunjung ditemukan, hingga akhirnya korban pulang melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Pada malam yang sama, Zulkamar (39) ayah korban langsung mendatangi lokasi kejadian setelah memberikan laporan resmi kepada Polsek Koto VII. Bersama polisi, ayah korban mencoba mencari informasi motornya tersebut.

Akhirnya salah seorang warga mengaku melihat seseorang beserta ciri-cirinya duduk diatas motor Beat milik Zulkamar. Sesuai dengan ciri-ciri pekaku dari keterangan saksi tersebut, akhirnya petugas mendapat petunjuk dan mengarah pada salah seorang yang dicurigai  bernama April Saputra (23)  warga jorong Ranah, nagari Palaluar, Koto VII.

Setelah melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku, akhirnya upaya petugas membuahkan hasil. Tersangka langsung ditangkap saat duduk santai di cafe Shanghai di Tanjung Ampalu, sekitar pukul 15.00 wib Sabtu (22/4). Saat ditangkap, tersangka tidak melakukan  perlawanan. Awalnya tersangka sempat mengelak telah mencuri motor, namun akhirnya pelaku mengakui perbuatannya itu kepada petugas setelah ciri-cirinya dicocokkan dengan keterangan salah seorang saksi di lokasi kejadian.  Kepada petugas April mengakui bahwa setelah mencuri motor tersebut, dirinya langsung menjualnya kepada seseorang di Kabupaten Tanah Datar.

Kapolsek Koto VII, AKP Suyanto bersama Kanit Provos, Aiptu Faisal Jamil dan Kanit Reskrim Bripka Riko langsung membawa pelaku ke Batu Sangkar untuk mengambil barang bukti. Benar saja, motor jenis Beat milik korban tersebut telah berpindah tangan. Saat ini,  motor hasil curian bersama tersangka sudah diamankan petugas di Mapolsek Koto VII.

Kapolres Sijunjung, AKBP Dody Pribadi melalui Kapolsek Koto VII AKP Suyanto mengatakan, bahwa tersangka juga merupakan residivis kasus yang sama yakni Curanmor sekitar tahun 2016 lalu, tersangka sempat dihukum lebih kurang 1 tahun penjara.

“Setelah mendapat laporan kita langsung melakukan penyelidikan dan mendapat informasi penting terkait ciri-ciri pelaku, dan Alhamdulillah setelah dua hari mencari keberadaan pelaku, akhirnya residivis Curanmor tersebut bisa kita amankan bersama barang bukti yang sudah dijual tersangka kepada warga luar Sijunjung,” ungkapnya, Senin (24/4).

Melalui Kapolsek Koto VII, Kapolres Sijunjung juga menghimbau para orang tua agar jangan mengizinkan anak dibawah umur, apalagi yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor sendiri. Menurut AKP Suyanto, segala hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi, mulai dari kecelakaan, atau menjadi korban tindak kejahatan. “Anak dibawah umur, apalagi anak yang belum cukup umur, termasuk yang tidak memiliki izin mengemudi sebaiknya jangan dibiarkan berkendara sendiri, karena bisa mengundang aksi kejahatan atau hal-hal yang tidak diinginkan,” himbau Kapolsek AKP Suyanto.(endo)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.