Portal Kabupaten Sijunjung

Masuk 7 Besar Nasional Desa Aman Pangan, Nagari Palangki Dinilai Pusat

0

MC Sijunjung – Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat dinilai Tim Verifikasi Nasional Desa Pangan Aman. Nagari tersebut berhasil masuk dalam 7 besar nasional dalam penilaian Desa Pangan Aman yang digelar oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM RI).

Rombongan verifikasi itu disambut baik oleh Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin di Kantor Wali Nagari Palangki, Senin (3/2).

Dalam sambutannya, Bupati Yuswir Arifin mengucapkan selamat datang di Ranah Lansek manih Negeriku Tercinta. “Mudah-mudahan tim verifikasi keamanan pangan nyaman berada di Kabupaten Sijunjung,” ucapnya.

Kemudian, keamanan pangan terus diperhatikan di Kabupaten SIjunjung. Kecukupan dan kualitas kemanan pangan terus disinergikan oleh pihak terkait. “Kita selalu memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, yang bergizi dan aman,” tutur Bupati.

Ia berharap upaya pemerintah pusat khususnya BPOM untuk melaksanakan kegiatan penilaian dalam rangka memberikan motivasi kepada masyarakat agar dapat selalu memperhatikan pangan yang sehat.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa yang terpenting dari lomba ini bukan menang atau kalah tetapi bagaimana masyarakat di Nagari Palangki pada umum nya di Kabupaten Sijunjung dapat selalu termotivasi untuk mengkonsumsi makananan yang aman.

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan dapat memberikan motivasi khususnya kepada masyarakat Sijunjung untuk memiliki kesadaran dalam mengelola dan mengkonsumsi makanan-makanan yang higenis, bergizi dan aman dari zat yang membahayakan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Nasional menyebutkan gerakan keamanan pangan desa/nagari (GKPD) yang dilakukan BBPOM bertujuan untuk menjaga stabilitas pangan nasional.

“Gerakan ini tidak hanya dilakukan di sumatera barat saja, melainkan di seluruh Indonesia, guna untuk mengimplementasikan kegiatan GKPD,” jelasnya.

Dipetik dari mars sijunjung yang diciptakan Bupati Sijunjung, Ketua Tim mengatakan dengan adanya Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), sehingga desa/nagari menjadi nagari yang madani, berkualitas, merata dan sejahtera, jika rakyatnya hidup tentram dan sentosa.

“Kami mengapresiasi Bupati Sijunjung yang telah berusaha memikirkan generasi 15-20 tahun mendatang dengan menjaga pangan, semua jajanan anak sekolah di Sijunjung telah terbukti tanpa boraks, formalin dan zat berbahaya lainnya,” tutupnya.

Kegiatan tersebut hadir Kepala BBPOM Sumatera Barat, Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Bambang Surya Irwan, Sekretaris Daerah, Zefnihan, Ketua TP-PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. En Yuswir Arifin, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat dan Wali Nagari se-Kecamatan IV Nagari serta kader-kader keamanan pangan.(Dicko)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.