Portal Kabupaten Sijunjung

MASALAH KOPERASI HARUS DITUNTASKAN

0

Dalam apel gabungan di halaman Kantor Bupati Sijunjung, Senin (24/10), cukup banyak yang disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Arrival Boy. Diantaranya tentang kebakaran lahan, tentang sumber air, ide kreatif ASN, mutu  pendidikan, pengawas sekolah, perguruan tinggi dan masalah Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Karya Dharma.

Apel gabungan yang dilaksanakan setiap Senin, kecuali Senin minggu pertama apel organik, di hadiri Sekdakab A. T. Rohendi, pejabat teras Pemkab dan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Peserta apel pejabat dan pegawai yang berkantor di Muaro Sijunjung.

Karena akhir-akhir ini di Kabupaten Sijunjung sering terjadi kebakaran lahan, Wabup berharap kepada seluruh pejabat dan pegawai daerah ini menyampaikan terhadap masyarakat supaya tidak melakukan pembakaran di sawah, di ladang serta di kebun dan di hutan.

“Sekarang semua kita berteriak dan menjerit tidak ada air, sementara sumber air yang kita miliki tidak terpelihara dan termanfaatkan dengan baik. Hasil penelusuran saya, untuk memenuhi kebutuhan air warga Kota Muaro Sijunjung, ada 13 sumber air yang sangat potensi, namun dari jumlah itu yang sudah dimanfaatkan baru enam sumber air. Karena itu, seusai apel ini saya akan membahasnya dengan kepala Dinas PU,” kata Wabup Arrival Boy.

Guna mencapai kemajuan daerah dan masyarakat  yang lebih baik, akan diselenggarakan lomba karya tulis yang pesertanya Aparatur Sipil Negara (ASN). Isi karya tulis itu ide kreatif pegawai untuk kemajuan Kabupaten Sijunjung.

Terkait dengan mutu pendidikan, Wabup mengatakan, dinilai berhasil terhadap pelaksanaan implementasi Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, Pemkab Sijunjung menerima Anugrah Kawastara Pawitra dari  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Anugrah yang juga sebagai bukti keberhasilan komitmen yang tinggi terhadap penyiapan, pengembangan dan pemberdayaan calon kepala sekolah, sehingga terjadi peningkatan kinerja kepala sekolah yang bermuara kepada peningkatan mutu pendidikan, diterima bapak bupati yang diiringi dengan penyampaian testimoni.

“Testimoni yang disampaikan bapak bupati, harus ditindaklanjuti. Begitu juga mutu pendidikan, supaya terus meningkat, harus dibahas lebih mendalam. Sedangkan dalam menyiapkan guru sebagai kepala sekolah, peran pengawas sekolah harus ada. Pengawas sekolah jangan hanya jadi macan ompong,” tegas Wabup Arrival Boy.

Tentang perguruan tinggi, menurut Wabup, Pemkab Sijunjung sangat berkeinginan memiliki perguruan tinggi negeri atau swasta yang baik. Namun dengan terjadinya permasalahan pada Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER), setelah ditelusuri ternyata perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Sijunjung Dinas Pendidikan tidak ada yang mengurus. Karena itu, ke depan pengurusan perguruan tinggi yang ada ini akan ditarik ke Pemkab Sijunjung.

“Masalah yang terjadi pada KPN Karya Dharma, harus segera dituntaskan,” tegas Wabup disambut  tepuk tangan hampir seluruh peserta apel. “Pejabat yang terlibat dalam masalah koperasi itu akan saya rekomendasikan supaya tidak diangkat jadi kepala SKPD,” ulas Wabup Arrival Boy yang kembali disambut dengan tepuk tangan oleh peserta apel. –nas.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.