Portal Kabupaten Sijunjung

MARANCAH : SUATU KEARIFAN LOKAL ?

0

Marancah semakin sulit ditemukan, sejalan dengan program mekanisasi pengolahan tanah sawah. Marancah adalah cara pengolahan tanah sawah dengan memanfaatkan pijakan kaki sekelompok kerbau, secara berulang-ulang, sehingga terjadi proses pelumpuran pada tanah sawah

Pada zamannya, Marancah merupakan suatu simpul yang mengintegrasikan antara sub-sistem-sub-sistem dalam suatu tatanan ekonomi masyarakat pedesaan. Pemanfaatan jasa ternak pada sub-sistem produksi padi sawah, pada prinsipnya mendorong gairah peternak mengusahakan peternakannya. Sebaliknya, sub-sistem produksi padi sawah dapat meningkatkan nilai produktivitas lahan dengan proses pelumpuran yang baik, serta ketersediaan pupuk organik (pupuk kandang) yang dapat membantu mempertahankan kesuburan lahan.

Kegiatan Marancah, dapat dipandang pengalaman dalam membangun keterpaduan sistem produksi pertanian, dengan sistem-sistem lain yang terkait (seperti ketahanan pangan, kelestarian alam, estetika / kenyamanan, dll) dari tatanan ekonomi masyarakat pedesaan. Sinergitas antara sub-sistem produksi tersebut telah mendukung penguatan sistem ketahanan pangan. Barangkali, fenomena kelangkaan daging (tantangan dalam sistem ketahanan pangan), merupakan salah satu dampak dari mekanisasi pengolahan lahan yang hanya mendorong sub-sistem produksi tanaman (sumber karbohidrat), tetapi disisi lain “meminggirkan” sub-sistem peternakan.

Pada lahan pertanian di Sumatera Barat, dimana banyak dijumpai jenis-jenis tanah yang memiliki kandungan bahan organik sedang, mudah terjadinya pencucian karena curah hujan yang relatif tinggi (seperti latosol, podzolik merah kuning, dll). Ternak salah satu sumber bahan organik yang penting untuk menjaga kesuburan lahan dalam sistem kelestarian lingkungan).

Membahas nilai-nilai kearifan lokal, tentunya dapat dijadikan bahan dalam mengevaluasi sejauh mana kemajuan-kemajuan yang telah dicapai dalam mengelola sumberdaya secara seimbang dan berkelanjutan, bukan sekedar “pengurasan atau bahkan perusakan” atas nama kepentingan ekonomi.

Mitropi-Kominfo@ Sijunjung,go.id.

Kata Kunci : # Marancah, Pelumpuran Tanah Sawah.               

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.