Portal Kabupaten Sijunjung

MANFAATKAN AMNESTI PAJAK

0

manfaatRangkaian sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2016, KP2KP Muaro Sijunjung dan KPP Pratama Solok bekerja sama dengan DPKD  dan Bank Nagari, mengadakan sosialisasi terhadap jajaran pemerintah daerah Kabupaten Sijunjung, di Gedung Pancasila Muaro Sijunjung, Selasa (20/9).

Sosialisasi yang dilaksanakan bersamaan dengan  Pekan Panutan Pembayaran PBB sektor Pedesaan dan Perkotaan tahun 2016, dihadiri  Bupati Sijunjung diwakili Sekdakab Drs. Ade Taufik Rohendi, MM, Kepala Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi diwakili Kepala Bagian Umum, M.Asjraf, S.E., M.Si,  Forkompinda, kepala SKPD, kepala kantor unit vertikal, camat, walinagari, perbankan, notaris, pimpinan perusahaan dan pengusaha potensial/pengusaha kena pajak yang memiliki kegiatan usaha di Kabupaten Sijunjung.

Dalam sambutannya, Kepala KP2KP Muaro Sijunjung, Mudji Hartono S.T., M.T. selaku ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa tujuan diadakan acara ini adalah untuk memberikan informasi kepada jajaran Pemkab Sijunjung dan masyarakat luas atas disahkannya UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak pada 1 Juli 2016.

Masyarakat berhak dan perlu mengetahui, terutama para Wajib Pajak yang akan memanfaatkan program pengampunan pajak atau Amnesti Pajak. Berkaitan dengan Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2, tujuannya untuk menggugah kesadaran dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kewajiban perpajakan melalui keteladanan dan panutan dari pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pengelola Keuangan Daerah (DKPD) Kabupaten Sijunjung, Hasmizon S.E., M.Si. mengevaluasi pelaksanaan dan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2016. Target penerimaan PBB di Kabupaten Sijunjung pada tahun pajak 2016 lebih kurang Rp1,5 miliar dengan jumlah Wajib Pajak 98 ribu.

Sebagai apresiasi untuk kecamatan dan nagari yang telah lunas pembayaran PBB-P2 sebelum jatuh tempo, diberikan penghargaan dan hadiah berupa uang dari Bank Nagari Sijunjung. Karena itu, Kepala DPKD  menghimbau camat dan walinagari  segera melunasi PBB-P2 sebelum berakhir batas jatuh tempo, 30 September 2016.

Dalam kegiatan itu, materi sosialisasi UU nomor 11 tahun 2016 tentang pengampunan pajak, disampaikan oleh Kepala KPP Pratama Solok, Agus Sudiasmoro S.E., M.Si.

Disampaikan supaya Wajib Pajak segera memanfaatkan program Amnesti Pajak. Perlu diingat bahwa Wajib Pajak  tidak bisa  menyembunyikan asetnya dari otoritas pajak. Karena revisi UU Perbankan untuk keterbukaan data bagi perpajakan dan adanya pertukaran data dan informasi keuangan antar negara akan dilaksanakan. Bagi Wajib Pajak yang tidak memanfaatkan atau sudah memanfaatkan tapi datanya tidak benar, konsekuensinya dikenakan Pajak Penghasilan dengan ditambah sanksi 200 porsen.

Kepala Kanwil DJP Sumbar dan Jambi yang diwakili Kabag Umum, M. Asjraf, S.E, M.Si. menyampaikan bahwa diadakannya program Amnesti Pajak ini karena masih banyak Wajib Pajak yang belum patuh.

Apabila dilakukan penegakan hukum sesuai UU Perpajakan akan banyak Wajib Pajak yang harus dilakukan pemeriksaan dan diberi sanksi. Dengan mengikuti Amnesti Pajak kesalahan masa lalu di bidang perpajakan akan diampuni dan ke depan diharapkan pelaksanaan kewajiban perpajakannya dapat lebih tertib. Amnesti Pajak merupakan jembatan untuk menuju tahun 2017 yang akan dilaksanakan Tahun Penegakan Hukum.

Bupati Sijunjung yang diwakili Sekda Drs. Ade Taufik Rohendi, MM mengingatkan kepada para undangan dan masyarakat apabila ada aset yang belum dilaporkan pajaknya agar segera memanfaatkan Amnesti Pajak karena untuk periode I dengan uang tebusan menggunakan tarif  2 porsen akan berakhir tanggal 30 September 2016.

Dalam sosialisai UU Nomor 11 Tahun 2016 itu, dibuka Pojok Pajak sebagai tempat helpdesk untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi Wajib Pajak yang akan mengikuti program Amnesti Pajak.

Sementara Bank Nagari Sijunjung  membuka pelayanan penerimaan pembayaran PBB, terhadap Wajib Pajak PBB-P2 yang akan membayar PBB, dengan cara menyiapkan mobil keliling di halaman gedung Pancasila.

Untuk menghibur peserta yang sekaligus upaya mengembangkan kesenian daerah,  sosialisasi diselingi dengan tari Minang Kreasi oleh grub tari Sanggar Parmato Putiah pimpinan  Yuliana Ibrahim, SE, MM dan Zamri Eka Putra, SH, MH. –nas.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.