Portal Kabupaten Sijunjung

LESTARIKAN BUDAYA GORO

0

Menerapkan budaya gotong royong (goro) dalam penghidupan sehar-hari, bagi anak nagari di Kabupaten Sijunjung merupakan satu tuntutan dan keharusan.

Dikatakan merupakan tuntutan dan keharusan, karena nilai-nilai goro yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, adalah bagian dari budaya daerah yang perlu dilestarikan supaya lebih berhasil dan berdaya guna, kata Bupati Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo, di ruang kerjanya, Selasa (29/8).

Disamping itu, goro juga untuk memperkuat integritas sosial budaya masyarakat di nagari dan jorong serta memperkokoh kesatuan bangsa dan negara, karena sejarah perjalan daerah telah membuktikan bahwa semangat dan nilai kegotong royongan yang ada sejak dulu kala, telah menjadi modal dasar yang sangat berarti dalam pelaksanaan pembangunan.

Budaya goro yang digalakan, tidak hanya sekedar bekerja sama dalam mengerjakan fisik, tapi juga merupakan filosofi  dan semangat kehidupan yang memiliki kekuatan dahsat untuk mewujudkan berbagai hal yang bersifat non fisik.

Karena begitu berarti dan bernilai, untuk menghidup suburkan budaya goro, melalui peraturan menteri dalam negeri Nomor 42 tahun 2005, setiap tahun dilaksanakan  Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di seluruh nagari, desa dan kelurahan dalam wilayah Indonesia.

Selain menghidup suburkan budaya goro, pelaksanaan BBGRM juga untuk memacu pembangunan nagari yang tujuan akhirnya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, jelas Bupati Yuswir Arifin. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.