Portal Kabupaten Sijunjung

KOMISI II DPRD USULKAN, PASAR TANJUNG GADANG DIRENOVASI

0

DPRD Sijunjung meminta Pasar Tanjung Gadang segera di renovasi. Lantaran, pasar  tersebut telah di makan usia, karena kondisi bangunan yang ada telah mulai lapuk. Selain itu untuk menyesuaikan perkembangan pasar dengan bertambah pedagang maupun pembeli.

Syafrul Khatib, salah seorang anggota Komisi II DPRD Sijunjung menyebutkan, bahwa  pasar Tanjung Gadang, kecamatan Tanjung Gadang telah seharusnya direnovasi dan diperluas. Lantaran, pasar tersebut telah dimakan usia dan telah semakin sempit.

“Kita menginginkan pasar tersebut menjadi tempat yang nyaman, baik bagi pedagang maupun bagi pembeli,”tuturnya.

Dikatakan, Syfarul Khatib, bahwa pedagang di pasar tersebut telah membludak. Mereka menjajakan barang dagangnya hingga memakan badan jalan. Selain itu, payung-payung telah menghiasi pedagang yang berjualan di pasar itu.

Lanjutnya, pedagang yang menggunakan  payung tersebut jauh dari kenyamanan. Ketika datang musim penghujan. Pedagang maupun pembeli terkena air. Lantaran air hujan mudah masuk dan mengenai pedagang.

Febrizal Ansori, kepala Dinas Koperasi perindustrian dan Perdagangan menyebutkan, untuk perenovasian pasar Tanjung Gadang tersebut  perlu dilakukan penghapusan aset. Agar perenovasian pasar tersebut berjalan lancar sesuai dengan undang-undang tentang perenovasian pasar.

“Kami memang berusaha untuk pembangunan pasar tersebut, namun terkendala dengan lahan yang dimiliki,”terangnya.

Diterangkan febrizal, bahwa untuk pembangunan pasar Tanjung Gadang tersebut diperlukan untuk penghapusan aset terlebih dahulu. Selain itu, lahan dipasar tersebut harus diperluas, karena pasar yang ada saat ini tidak memadai. Pedagang yang menjajakan baarang dagangannya semakin meningkat.

Namun Jelasnya, pembangunan pasar tersebut terkendala dengan lahan yang terbatas. Jikapun dilakukan perluasan, lahan pasar telah terdesak dengan bangunan perumahan penduduk di sekitar pasar. Langkah yang harus ditempuh adalah dengan mencari lahan yang ada di sekitar pasar tersebut.

“Kita menginginkan, lahan yang dicari itu menyambung dengan pasar yang ada, supaya pasar yang ada saat ini   tetap berpungsi dan perekonomian masyarakat sekitar tetap hidup,”tuturnya.

Dia menyebutkan, bahwa setiap tahunnya, pemerintah pusat mengalokasi DAK untuk pembangunan pasar Tradisional di Kabupaten Sijunjung sebanyak tiga buah pasar. DAK tersebut dikucurkan pemerintah pusat sejak tahun 2013 lalu. Dan merupakan anggaran terbesar yang diberikan pemerintah pusat untuk kabupaten Sijunjung jika dibandingkan daerah lain di Propinsi Sumatera Barat.

“Sejak tahun 2013 lalu, telah 9 buah pasar yang dibangun dari  DAK,”celetup Febrizal Ansori.

Lanjutnya, jika pembangunan pasar Tradisional Tanjung Gadang dapat dilakukan secara cepat. Salah satunya adalah dengan adanya hibah tanah seluas dua hektar dari masyarakat dan merelakan lahan tersebut atas nama pemerintah Kabupaten Sijunjung.- PDE@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.