Portal Kabupaten Sijunjung

KEPALA DINAS DAGPERINKOP UKM SEBAGAI PENGAMBIL APEL

0

Pada kesempatan apel gabungan Senin (10/4) di halaman Kantor Bupati, M. Yasri, SE, MM, selaku Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Mengengah (Dagperinkop UKM) sebagai pengambil apel menyampaikan informasi bantuan dari PT. Semen Padang berupa 500 sak semen untuk korban bencana yang terjadi di Lubuk Tarok, bantuan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Bupati hari ini.

Selanjutnya, M. Yasri menyampaikan beberapa agenda pemerintah daerah diantaranya mulai hari ini BPK akan melakukan pemeriksaan laporan keuangan OPD, untuk itu diharapkan kepada OPD mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan agar pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar. Selanjutnya agenda kegiatan dari BAPPPEDA yang akan melaksanakan Bimtek SIPD diikuti oleh Kasubag perencanaan tiap-tiap OPD pada pukul 14.00 WIB di Hotel Inna Muaro Padang.

 Kepala Dinas Dagperinkop UKM juga menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan pameran pembangunan dan bazar yang lalu. Pada Tahun 2017 ini akan dilaksanakan pembangunan yang didanai oleh DAK diantaranya Pasar Sungai Lansek sebesar 1,2 Milyar sedang dalam proses tender dan Gedung Sentra Minuman di Latang sebesar 2 Milyar sedang dalam proses pematangan lahan. Ia berharap kegiatan DAK dapt terlaksana tepat waktu dan tidak menghadapi masalah. Terkait dengan pembangunan dan revitalisasi beberapa pasar yaitu Pasar SungaI Betung, Pasar Lubuk Tarok, Pasar Gambok, Pasar Inpres sedang dalam pembuatan perencanaan oleh pusat. Pada tanggal 11 April 2017 Kepala Pusat Pendidikan Kementerian Perindustrian akan mengunjungi gedung sentra tenun di Unggan.

Terkait dengan koperasi yang ada di Kabupaten Sijunjung yang berjumlah 162, ia menyampaikan baru 46 koperasi yang telah melaksakan RAT atau sekitar 27%, dihimbau kepada koperasi yang belum melaksanakan RAT batas waktunya sampai bulan Juni Tahun 2017. “ Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Koperasi tercatat 63 koperasi yang akan dibubarkan dinilai tidak sehat karena tidak pernah melaksanakan RAT, kepada koperasi tersebut diberikan waktu memberikan sanggahan paling lambat tangggal 31 Mei 2017 dengan catatan memperbaiki RAT dan manajemennya” tambahnya. (mega-kominfo)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.