Portal Kabupaten Sijunjung

KELUARGA PENERIMA MANFAAT BERAS SEJAHTERA BERKURANG

0

Sebagaimana di daerah lain, dibanding 2016, pada tahun 2017 ini di Kabupaten Sijunjung jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera juga berkurang 1.200 keluarga.

Berkurangnya jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera itu, terjadi pada tujuh kecamatan. Sementara di Kecamatan Koto VII, jumlah penerima bertambah dari 1.225 menjadi 1.387 (162 keluarga).

Berkurangnya 1.200 keluarga penerima manfaat beras sejahtera di Kabupaten Sijunjung di tahun 2017 ini, terungkap pada sosialisasi program beras sejahtera (Rastra), di Balairung Lansek Manih kompleks Kantor Bupati, Selasa (9/5).

Sosialisasi yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sijunjung; Irwandi, diselenggarakan aparatur Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SP3A). Peserta sosialisasi, camat, walinagari dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Kepala SP3A Kabupaten Sijunjung; Ahmatullah selaku ketua pelaksana sosialisasi mengatakan, berdasarkan data yang telah ditetapkan oleh Menteri Sosial,     dibanding 2016, pada tahun 2017 ini di Kabupaten Sijunjung jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera juga berkurang 1.200 keluarga.

Berkurangnya jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera, menandakan bahwa di Kabupaten Sijunjung kesejahteraan masyarakat sudah makin baik dan meningkat, ulas Ahmatullah.

Lebih rinci Ahmatullah menjelaskan, untuk Kecamatan Kupitan jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera berkerung 122, Kecamatan IV Nagari 42, Sijunjung 294, Tanjung Gadang 422, Lubuk Tarok 147, Sumpur Kudus 165 dan Kecamatan Kamang Baru 170. Sedangkan untuk Kecamatan Koto VII jumlah penerima bertambah 162 keluarga.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat; Irwandi mengatakan, program beras sejahtera termasuk ke dalam program penanggulangan kemiskinan di bawah koordinasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Karena itu, kepada pelaksana program beras sejahtera kecamatan dan nagari, diharapkan melaksanakan tugas dengan  baik dan benar agar terhindari dari permasalahan dan kekeliruan.

Disamping melaksanakan tugas dengan  baik dan benar, pelaksana program beras sejahtera kecamatan dan nagari juga diingatkan supaya mensetor uang tebus beras sejahtera kepada pihak Bulog secepatnya.

Terkait dengan perubahan jumlah keluarga penerima manfaat beras sejahtera, pelaksana program diharapkan menyampaikan secara berjenjang dari kecamatan sampai ke nagari, supaya penyaluran tepat sasaran.

Sedangkan kewajiban yang harus dipenuhi oleh keluarga penerima manfaat beras sejahtera, menjemput dan menyediakan uang setiap bulan untuk menebus beras yang disediakan di titik distribusi dan titik penyediaan, 15 Kg/penerima dengan harga tebus Rp1.600/Kg, jelas Irwandi. nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.