Portal Kabupaten Sijunjung

KAJATI KUNJUNGI MASJID AL MUZAKARAH

0

Tim Ramadhan Provinsi Sumatra Barat bersilaturrahim dengan jemaah Masjid Al Muzakarah Nagari Palaluar, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Minggu (12/6) malam.

Selain menyampaikan pesan pembangunan dan agama, tim yang dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Widodo Supriyadi, juga mengalokasikan bantuan  Rp20 juta dan menyerahkan tiga gulung tikar karpek sajadah,  untuk masjid yang dikunjungi.

Sebelum ke Masjid Al Muzakarah, tim yang beranggota Azwir Maaruf (ulama), Rektor Universitas Muhammadiyah, Kepala Dinas PSDA, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Kepala Badan Diklat, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kepala Badan Pertanahan, Budi Hendri (imam) serta Elfira Amelia dan Syah Aprilwati dari Biro Binsos, berbuka puasa di rumah dinas Bupati  Sijunjung H. Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo, di Bukit Berbunga.

Selain Bupati Yuswir Arifin, dalam bersilaturrahim dengan jemaah Masjid Al Muzakarah, tim  juga didampingi Kajari; M. Rizal Sumadi Putra, staf ahli; Syahrial, asisten II; Yusrizal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum; Surya Effendi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah; Yunanto Masri, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana; Jhon Iskandar, Kepala BPN, ketua Muhammadiyah, Kepala Kantor Satpol PP; Mashariyanto, Kabag Kesra; Mukharlis, Kabag Humas dan Protokoler; H. Ruswan serta Kasubag Protokol; Rosman Effendi.

Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, Bupati Yuswir Arifin mengucapkan terima kasih kepada tim Ramadhan Provinsi Sumatera Barat  yang tidak saja telah  meluangkan waktu untuk bersilaturrahim dengan jemaah Masjid Al Muzakarah, tapi juga mengalokasikan dan menyerahkan bantuan bagi kemajuan jemaah dan masjid tersebut.

Disamping meningkatkan kewaspadaan serta ketentram dan keamanan lingkungan, dalam bersilaturrahim itu,  Kajati Widodo Supriyadi juga mengimbau jemaah Masjid Al Muzakarah khususnya dan masyarakat pada umumnya  supaya berperan aktif mendukung program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah.

Selain berperan aktif, jemaah dan masyarakat juga diimbau agar mengawasi pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah. Apabila ada kejanggalan yang ditemui dalam pekerjaan pembangunan yang diawasi, laporkan kepada aparat penegak hukum.

Sementara buya Azwir Maaruf melalui ceramahnya berpesan kepada jemaah Masjid Al Muzakarah supaya menjadikan momentum Ramadhan untuk mengevaluasi diri atas rahmat dan nikmat yang diberikan Allah SWT.

 “Ramadhan adalah bulan pengampunan dan pembakar dosa. Untuk itu manfaatkanlah momentum ini untuk mengevaluasi diri. Harta yang diberikan Allah SWT, untuk apa dipergunakan, karena harta yang milik kita adalah yang dibelanjakan di jalan Allah.  Usia yang dipanjangkan, dalam 1×24 jam berapa yang dipergunakan untuk melaksanakan perintah Allah, berapa untuk urusan dunia dan berapa untuk perbuatan yang mengandung dosa. Hitung-hitunglah diri sebelum Tuhan menghitungnya,” pesan buya. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.