Portal Kabupaten Sijunjung

Kadis Kominfo : Rizal Efendi , Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Sijunjung Sampai Hari Ini Capai Angka 248 Orang

0

MC Sijunjung – Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat kian meningkat yaitu mencapai 248 kasus.

Penambahan hari ini Rabu 15 Oktober 2020 mencapai 44 kasus. Sehingga Sijunjung masih berada di zona orange atau risiko sedang persebaran virus corona.

”Hari ini (red-Rabu) terdapat penambahan sebanyak 44 kasus. Sehingga, totalnya berdasar data Dinas Kesehatan hingga 15 Oktober sudah mencapai 248 kasus,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sijunjung, Rizal Efendi kepada MC Sijunjung, Rabu (15/10).

Disebutkan Rizal, hingga kini warga yang terkonfirmasi positif covid-19 mencapai angka 248 kasus dan meninggal sebanyak enam orang.

“Dari 248 terkonfirmasi, sudah sembuh 138 orang dan meniggal enam orang, berarti masih tersisa 104 orang lagi yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sijunjung. Sedangkan kontak erat sebanyak 498 orang dan suspek sebanyak 11 orang,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, warga terkonfirmasi positif Covid-19 itu, terdiri dari 46 orang laki-laki dan 57 orang perempuan, satu diantaranya merupakan wartawan tugas di Sijunjung.

“Pasien itu ada yang dikarantina dan diisolasi mandiri, ada dikarantina di Hotel Bukik Gadang dan RSUD Sijunjung. Mudah-mudahan kasus ini tidak ada penambahan lagi,” harap Rizal.

Kadis Kominfo itu tidak bosan-bosannya selalu mengajak masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah dan protokol kesehatan terkait dengan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di daerah setempat.

“Bagi warga yang telah mengikuti Swab mohon tidak keluyuran dulu sebelum hasil Swab itu keluar, kebanyakan penyebaran itu datangnya dari masyarakat yang tidak patuh,” terangnya.

“Apabila keluar rumah maupun ke pasar dan ke kantor  tetap pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak antar individu, ditambah lagi saat ini telah diberlakukannya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 sebagaimana diatur dalam Perda Prov. Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020,” pungkasnya.(Dicko)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.