Portal Kabupaten Sijunjung

JANGAN MENGGADAI UNTUK LEBARAN

0

Bupati Sijunjung H. Yuswir  Arifin Datuak Indo Marajo berharap dan mengimbau masyarakat dan pegawai supaya menghadapi hari raya Idul Fitri 1438 H sesuai kemampuan. Jangan memaksakan kehendak dan memperturutkan hawa nafsu.

“Saya berharap serta mengimbau masyarakat dan pegawai supaya menghadapi hari raya Idul Fitri sesuai kemampuan. Jangan memaksakan kehendak dan memperturutkan hawa nafsu,” kata bupati, Kamis (22/6), di ruang kerjanya.

Jika kehendak atau hawa nafsu yang diperturutkan, pada akhirnya akan berdampak buruk terhadap diri dan keluarga, karena untuk memenuhi tuntutan yang tidak terukur, tidak tertutup kemungkinan terjadinya sesuatu yang seharusnya tidak terjadi. Misalnya mengutang atau menjual dan menggadaikan barang yang dimiliki.

“Bila ini yang terjadi, tentunya kita akan menghadapi persoalan baru setelah lebaran berlalu. Utang harus dibayar, gadaian harus ditebus. Untuk itu hadapilah Idul Fitri sesuai kemampuan. Jan minta angok kalua badan,” kata bupati mengulangi imbauannya.

Jika masyarakat dan pegawai menyadari, hari raya Idul Fitri tidak perlu dihadapi dengan segala yang baru serta dengan hidangan beraneka ragam kue dan masakan istimewah.

Terlebih bagi yang tidak menunaikan ibadah puasa.  Karena lebaran itu tidak untuk berpesta pora, tapi untuk merayakan hari kemenangan bagi kaum muslimin yang beriman setelah berjuang sebulan penuh dalam menahan haus dan lapar serta nafsu angkara murka.

Jika tidak berpuasa pada bulan Ramadhan, kemenangan apa yang akan dirayakan pada 1 Syawal. Hanya kemenangan semu, atau sekedar jadi antimun bungkuak, masuak karanjang lai  masuak etongan indak.

Begitu juga bagi umat Islam yang telah melaksanakan ibadah puasa dengan tulus dan ikhlas serta penuh perhitungan, yang paling tepat dilakukan adalah menghadapi lebaran sesuai kemampuan.

Kalau   memang  memiliki sedikit kelebihan harta, alangkah baiknya didermakan kepada fakir miskin dan yatim piatu yang kurang beruntung dalam hidupnya. Sebab, disamping perbuatan itu akan lebih berarti dan bermakna di hari kemenangan, juga dianjurkan oleh Allah SWT  kepada kaum muslimin yang senantiasa mencari keredhahan-Nya.

Agaknya yang tidak dapat dihindari,  adalah pakaian baru bagi anak-anak dan remaja kecil, karena lebaran ini merupakan hari untuk bergembiraria bagi mereka, maklum hanya sekali dalam setahun.

Hanya saja yang perlu dihindari oleh para orangtua, jangan  memaksakan diri dalam memenuhi kebutuhan   sianak. Artinya, jangan sampai mengutang, apalagi menjual dan   menggadai harta yang tidak seharusnya dilego, hanya untuk membeli baju, celana dan sepatu baru anak serta untuk membuat beraneka ragam kue dan masakan istimewah, harap Bupati Yuswir Arifin. nas@sijunjung.go.id

 

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.