Portal Kabupaten Sijunjung

JANGAN GEGABAH MENEMPATKAN PEJABAT

0

Dalam membentuk dan menyusunan perangkat daerah  yang mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah yang kini sedang dibahas DPRD, di Pemkab Sijunjung akan dilaksanakan mutasi.

Bahkan sebagaimana penjelasan Bupati Sijunjung yang diberitakan koran terbitan Padang beberapa hari lalu, penempatan pejabat yang mengacu kepada PP Nomor 18 tahun 2016 akan mulai dari nol kilometer.

“Berkaitan dengan itu, dalam mutasi,  kita berharap kepada bupati dan wakil bupati serta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) menempatkan pejabat yang cakap di bidangnya,” kata anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, Sumanto, di Muaro Sijunjung, Selasa (20/9)

Artinya, jangan gegabah menempatkan pejabat. Jangan pula mutasi itu hanya  sekedar memindahkan pejabat itu ke tempat yang lain. Tapi hendaknya berarti dan berguna untuk kemajuan pembangunan daerah. Jangan untuk kemunduran.

Supaya hal itu terwujud, selain cakap, pejabat yang akan diberi amanah dan kepercayaan hendaknya juga mempunyai legalitas, integritas dan tanggungjawab moral yang tinggi serta memiliki disiplin ilmu sesuai dengan bidang pekerjaan yang diberikan, agar pejabat itu  mampu melaksanakan tugas yang diemban.

Agar hal yang merugikan daerah dan masyarakat ini ke depan tidak terjadi, dalam memenuhi kebutuhan organisasi sesuai tuntutan,  kepada bupati, wakil bupati dan Baperjakat diharapkan lebih jeli dan teliti menempatkan personil, baik itu pejabat eselon IV dan III, terlebih pejabat eselon II yang merupakan pimpinan dan pengambil kebijakan.

Artinya, penempatan personil itu benar-benar figur yang cakap di bidangnya serta mempunyai legalitas, integritas dan tanggungjawab moral yang tinggi, supaya  ke depan hasil kinerja Pemkab Sijunjung lebih baik dari tahun sebelumnya, terutama dalam pelaksanaan pembangunan yang bermuara kepada peningkatan ekonomi dan kesejahtraan rakyat.

Jangan hendaknya bupati, wakil bupati dan Baperjakat menyerahkan suatu pekerjaan kepada yang bukan ahlinya, supaya tidak terjadi kehancuran. Karena ungkapan mengatakan, ‘bila menyerahkan suatu pekerjaan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancuran’, sebut Sumanto.

Disamping itu, supaya ke depan tidak ada lagi pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab, sesuai peran dan fungsinya, dewan terhormat ini juga berharap kepada Baperjakat melakukan pertimbangan sematang mungkin.

Artinya, jangan mempertimbangkan seorang calon pejabat hanya sekedar pormalitas dan jangan pula menempatkan pejabat karena faktor dan indikasi lain, tapi benar-benar karena kemampuan dan kecakapan pejabat itu sendiri, harap kader terbaik Partai Keadilan Sejahtera ini. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.