Portal Kabupaten Sijunjung

HIBAH TANAH SELUAS 1250 METER PERSEGI TIDAK DISETUJUI DPRD

0
Rapat. Suasana Rapat antar DPRD Sijunjung, Pemkab Sijunjung dengan KPU Sijunjung-yan

Rencana hibah tanah untuk pembangunan kantor Komisi Pemulihan Umum (KPU) Sijunjung  belum direkomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sijunjung, saat pelaksanaan Rapat dengan komisi I DPRD Sijunjung, Jumat (5/5). DPRD menginginkan, lahan Dinas Pertanian tersebut dihibahkan semua untuk KPU, bukan seluas 1250 meterpersegi.

KPU berencana membangun gedung yang refresentatif. Lantaran, gedung KPU di Kabupaten Sijunjung belum ada. Untuk pelaksanaan perhelatan akbar sekali dalam lima tahun menggunakan salah satu gedung pemerintah Sijunjung yang terdaftar sebagai aset Dinas Pertanian. Kedepannya, untuk melaksanakan perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) KPU harus mempunyai gedung sendiri.   Untuk pembangunan gedung tersebut, KPU membutuhkan lahan minimal seluas 1000 meter persegi.

Setelah diajukan, KPU mendapat tambahan tanah seluas 250 meter persegi sehingga berjumlah 1250 meter persegi. Namun, keinginan itu belum direkomendasi DPRD. DPRD mengingikan tanah  Dinas Pertanian seluas 2500 meter  dihibahkan semua kepada KPU.

Ketua KPU, Taufiqurahman, di dampingi pejabat KPU lainnya, mengungkapkan, bahwa kebutuhan gedung KPU tersebut telah mendesak. Dan satu-satunya tanah yang dapat diperdayakan itu adalah tanah ditempat KPU sementara yang ada saat ini dan saat ini terdaftar sebagai tanah aset Dinas Pertanian Sijunjung.

“Rencana semula, kita mengajukan  hibah tanah seluas 2500 meter persegi. Namun sesuai dengan surat rekomendasi KPU pusat, bahwa tanah yang dibutuhkan itu minimal 1000 meter persegi,”ungkapnya.

Ia menyebutkan, bahwa kantor KPU selama ini masih menompang di bangunan milik Dinas Pertanian. Pada pelaksanaan pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah, gedung tersebut terasa sempit. untuk melakukan pemeriksaan maupun penyusunan surat suara dilaksanakan Balairum SMA Negeri 2 Sijunjung.

Untuk pembangunan gedung KPU kedepannya, KPU berencana membangunan gedung yang cukup luas serta mempunyai gudang sebagai tempat penyimpanan logistik pemilu dan sebagainya.  Diperkirakan membutuhkan lahan seluas 1000 meter persegi.

Sekretaris Dinas Keuangan dan Aset Daerah (DKAD) Sijunjung, Lola Fitri menyebutkan tanah yang ditempat kantor KPU sementara itu, saat ini merupakan aset yang terdaftar sebagai aset milik Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung seluas 2500 meter persegi. Direncanakan, tanah yang dihibahkan untuk KPU itu hanya separohnya yakni seluas 1250 meter persegi. Sedangkan separohnya lagi, direncanakan untuk pembangunan kantor lainnya.

“Kita sama-sama mengetahui, bahwa untuk mendapatkan  tanah di Kabupaten Sijunjung untuk pembangunan kantor  sangat sulit, makanya kita mempertahan tanah yang separohnya itu,”tuturnya.

Ditambahkan Kabag Hukum, Wandri Fahrizal,SH bahwa rencana hibah tanah seluas 1250 meter persegi itu telah sesuai dengan hasil kesepakatan tim bersama. Bahkan kata sepakat itu telah disampaikan kepada Bupati Sijunjung serta disetujui Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

“Jika kita mengubah kembali dengan menghibahkan seluruh tanah milik Dinas Pertanian itu, kita harus mengulangi kembali dari nol, terutama KPU supaya membuat surat permohonn untuk mendapatkan hibah tanah dari Pemkab Sijunjung seluas 2500 meter persegi,”ungkapnya.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Sijunjung, Ferly Wiranata Anas, dihadiri oleh Anggota Komisi III DPRD Sijunjung diantaranya, Afrison Saleh, Syofyan Hendri, Syarijal, Syofyan Hendri, Sukardi, Darmawan serta Nasri A.R.  Sementara dari Pemkab Sijunjung Asisten I Pemkab Sijunjung, Irwandi,SH, kepala Dinas PU Budi.

Syofyan Hendri menyebutkan, DPRD mendukung KPU mempunyai gedung yang refresetatif. Selain itu  juga harus mempunyai lahan parkir yang cukup memadai.  Jika hanya seluas 1250 meter persegi itu ditanah tersebut hanya bisa berdiri sebuah bangunan. Tidak ada tempat parkir kendaraan.

“Melihat pelaksanaan Pemilu serta Pilkada, Parkir kendaraan mengular di badan jalan depan Kantor KPU, untuk itu dalam pelaksanaan pembangunan, Kantor harus mempunyai lahan parkir yang cukup luas,”ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan syarijal, bahwa DPRD tidak akan merekomendasi tanah itu hanya separohnya saja yang dihibahkan kepada KPU. Ia menginginkan, kantor KPU berdiri sendiri di  diareal tersebut. Terpisah dari kantor pemerintah supaya terjaga indpendennya dalam pelaksanaan pemilihan,”ungkapnya.

Ia menyebutkan, bangunan yang didirikan oleh KPU merupakan kebanggaan juga bagi masyarakat Kabupaten Sijunjung.  Ia ingin pembangunan di Kabupaten Sijunjung terus mengalami peningkatan, termasuk pembangunan kantor KPU.

Pada Akhir Rapat DPRD dengan KPU serta pemerintah Daerah, Pimpinan rapat memutuskan supaya tim pengulangi kembali hasil rapat saat ini. Dengan catatan, tanah yang dihibahkan tersebut seluas 2500 meter persegi. Tim harus mengulangi kembali dan merekomendasi kepada Bupati serta gubernur Sumbar bahwa tanah yang dihibahkan itu seluas 2500 meter persegi.

“Tim harus bekerja kembali untuk menyepakati hibah tanah yang akan diserahkan kepada KPU,”ungkapnya- yan

Teks poto. Rapat. Suasana Rapat antar DPRD Sijunjung, Pemkab Sijunjung dengan KPU Sijunjung-

yan @sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.