Portal Kabupaten Sijunjung

DUA TRUCK KAYU ILEGAL KEMBALI DIAMANKAN

0

Upaya pemberantasan aksi ilegal logging kembali dilakukan oleh tim Opsnal Polres Sijunjung. Setelah berhasil menggagalkan peredaran kayu ilegal pada waktu lalu, kali ini petugas kembali meringkus satu pelaku dan dua unit mobil truk pengangkut kayu tanpa izin. Penangkapan ini dilakuan saat melakukan patroli di wilayah perbatasan provinsi, tepatnya di Kecamatan Kamang Baru dengan Kabupaten Kuantan Singingi, provinsi Riau, pada minggu lalu.

Petugas mendapat informasi bahwa di jorong Batang Kering, perbatasan Sumbar-Riau tersebut keluar dua unit mobil truk dengan membawa potongan kayu bulat. Tanpa menunggu lama, petugas melihat satu unit truck Dyna warna merah tanpa nomor dan satu unit truck Colt Diesel warna kuning yang juga tanpa nomor polisi yang diduga akan disalurkan ke sawmail setempat. Anggota yang bertugas langsung memberhentikan kedua truck tersebut, namun sayang, satu orang sopir truck berhasil kabur sebelum diamankan. Sementara satu orang sopir lainnya yang bernama Andoni (31) warga jorong Batang Kering, nagari Kamang, kecamatan Kamang Baru berhasil diamankan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pelaku juga tidak bisa memperlihatkan dokumen dan surat resmi kayu bulat tersebut, pelaku langsung diamankan bersama barang bukti 35 batang kayu bulat campuran.

Kapolres Sijunjung, AKBP Imran Amir mengatakan, saat ini pihaknya masih memburu pelaku yang bernama Ucok, 31, warga Batak yang berdomisili di jorong Batang Kering, nagari Kamang tersebut. Pelaku berhasil kabur dari petugas saat akan ditangkap.

“Saat diperiksa petugas, pelaku tidak bisa memperlihatkan dokumen resmi, dan pelaku langsung kita amankan, sementara satu pelaku saat ini DPO kita, karena melarikan diri saat akan diamankan petugas, dan satu pelaku bersama dua unit truck yang bermuatan 35 batang kayu bulat campuran sudah kita amankan,”ungkap Kapolres, Sabtu (6/5).

Kapolres mengatakan, bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk menekan aktifitas ilegaloging di kabupaten Sijunjung. Namun menurutnya, terkait ilegaloging ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah. “Tanpa dukungan pemerintah daerah kita juga tidak akan bisa berbuat banyak, untuk itu kita akan terus melakukan koordinasi,” sebut Imran Amir.(e)@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.