Portal Kabupaten Sijunjung

DPRD SIJUNJUNG STUDI BANDING KE SURABAYA TERKAIT PENGELOLAAN TAMAN KOTA

0

Siapa yang tidak kenal dengan kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Pengelolaan Taman kota Surabaya yang dalam dua bentuk serta  pengolahan sampah di 26 lokasi menjadikannya daerah ini sebagai tujuan Studi banding di Indonesia.

Senin (20/3), Tim II DPRD Sijunjung melakukan Studi Banding dalam upaya menciptakan daerah yang bersih dan rapi serta indah di pandang mata. Ketua Tim II H. Daswanto, SE menyebutkan, bahwa tujuan melakukan study banding ke Surabaya, karena taman di Kota perjuangan ini cukup bagus, tertata dengan baik dan rapi. Bahkan sepanjang perjalanan tidak ditemukan sampah yang berserakan.

“Kota Surabaya bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik, sehingga kota ini begitu indah dan hijau ,” sebut Daswanto.

Tim II melakukan Studi Banding ke kota Surabaya sebagai bandingan untuk meningkatkan pembangunan di kabupaten Sijunjung terdiri dari anggota DPRD Sijunjung yaitu Nasirwan, Muslim, Ir.Amrizal, Sukardi,S.Sos, Aroni Basri,ST, Dasep.S.Sos, Elva Andayani, A.Md Serta Asisten III Adlis,MT. Kadis Kesehatan drg.Ezwandra,M.Sc, Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sijunjung, Drs.Ahmatullah.

Sementara, Adlis menyebutkan dengan keindahan taman tersebut, apalagi sepanjang perjalanan tidak ditemukan sampah. Tamannya terawat dengan baik, dan nyaris tidak ada kerusakan taman. Padahal penduduk Surabaya jauh lebih banyak dari pada Sijunjung yang mencapai tiga juta orang lebih.Tim II Sijunjung di sambut oleh Kadis Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, Ir.Chalis Buhari didampingi Sekretaris Aditya Wasita, mengatakan taman  kota Surabaya terdiri dari dua bentuk yaitu bentuk pasif dan bentuk aktif. ” Bentuk pasif yaitu taman di sepanjang jalan sedangkan aktif yaitu taman yang dipergunakan sebagai arena perkumpulan keluarga,” tuturnya.

Dikatakan, bahwa taman di kota Surabaya selalu dijaga dengan baik. Setiap sudut, ada penjaganya yang dilaksanakan oleh Pol PP selama 24 jam.“mereka juga berkeliling melihat taman ini, “ jelasnya.

Lanjutnya, taman ini perlu ada penjaganya, sebab sebanyak itu orang yang berkunjung, tentu ada orang yang jahil. Maka dalam mengelola taman butuh penjaganya. Dan itu, ada Peraturan Daerah (Perda) yang mengaturnya.

Selain itu, hampr seluruh Kota telah terpasang CCTV (kamere pengintai) dan terhubung langsung ke ruangan kerja Walikota Surabaya Tri Rismaharini. “Bagaimana tugas yang dilaksanakan oleh Anggota dilapangan diketahi oleh walikota, karena dia pantau langsung,”ungkapnya

Dalam membangun taman juga memperhatikan pungsi serta kegunaannya. Selain memperindah kota, juga dijadikan sebagai tempat bermain anak-anak.Juga dijadikan sebagai tempat sarana olah raga .

Pembangunan taman tersebut terangnya melibatkan berbagai pihak. Diantaranya melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pihak swasta. Sehingga  meringankan anggaran yang harus dikeluarkan Negara dalam mengembangkan taman kota.

Begitu juga untuk mengangkut sampah. Pengelolaan sampah di kota ini sudah cukup maju. Terdapat sekitar 26 lokasi pengolahan sampah tersebut. sampah itu diolah dalam beberapa kategori.Diantaranya sampah plastik dan tumbuh-tumbuhan.

Dan sebagian sampah itu di daur ulang, sedangkan sebagian lagi dijadikan kompos. Kompos tersebut dipergunakan untuk pemupukan tanaman. Sehingga tanah tempat tanaman tersebut mempunyai humus dan zat hara yang berguna bagi tanaman.

Untuk pengangkutan sampah, pemerintah kota menetapkan jadwal. Yaitu pagi hari sampai pukul 11.00 dan jam 03.00 sore sampai tengah malam”Wajarlah wajah kota ini selalu bersih dan berseri” ujarnya. yan@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.