Portal Kabupaten Sijunjung

DISHUBKOMINFO GELAR DISEMINASI INFORMASI

0

2Aparatur Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Sijunjung melaksanakan diseminasi informasi melalui media tradisional, di pasar Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kamis (22/9) malam.

Dalam kegiatan yang merupakan upaya peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang kesehatan masyarakat, materi yang dipaparkan nara sumber adalah bahaya penyalahgunaan narkoba dan bahaya merokok.

Disamping masyarakat yang cukup ramai (mayoritas generasi muda), kegiatan yang menampilkan kesenian tradisional saluang dendang, juga dihadiri Sekretaris  Camat Kupitan, Irsyad, Walinagari dan Sekretaris Nagari Padang Sibusuk, Edrifen dan Ayani, pimpinan puskesmas, Yelmi Rosa, para kepala jorong serta tokoh dan pemuka masyarakat setempat.

Kepala Bidang Pengelolaan Data Elektronik (Kabid PDE) Dishubkominfo, Andril selaku ketua panitia sekaligus sebagai nara sumber dalam diseminasi informasi, mengatakan, sekarang penyalahgunaan narkoba sudah sangat gawat dan dasyat. Korbannya tidak saja pemuda pemudi yang kehilangan semangat dan gairah hidup, tapi juga generasi muda produktif dan potensial.1

Dulu narkoba hanya bisa dibeli  di hotel dan diskotik, tapi sekarang sudah beredar sampai ke pelosok jorong dan ke sekolah. Artinya, sekarang  penyalahgunan narkoba tidak hanya terjadi di perkotaan, tapi sudah menjalar sampai ke pelosok nagari dan ke sekolah.

Karena itu, supaya generasi muda dan siswa Nagari Padang Sibusuk tidak terperangkap oleh benda haram yang menjanjikan kehancuran itu, seluruh masyarakat, terutama para orangtua, diharapkan dan diimbau lebih meningkatkan pengawasan terhadap putra putrinya. Karena mencegah jauh lebih baik dari pada menaggulangginya.

Sementara generasi muda dan siswa, diimbau menjauhi narkoba sebelum terjebak dan terperangkap. Jika sudah terperangkap, akan sulit melepaskan diri. Ujung-ujungnya adalah kehancuran dan mati secara tidak wajar, jelas Andril.

Sementara pimpinan Puskesmas Gambok, dr. Sulistia Rosa mengatakan, berdasarkan tes urin yang dilakukan terhadap seluruh siswa SLTA di Kabupaten Sijunjung beberapa waktu lalu, siswa SMA di Padang Sibusuk ada yang positif  menyalahgunakan narkoba. Artinya, narkoba sudah beredar di Padang Sibusuk.

3“Karena itu, sebagaimana disampaikan Kabid PDE tadi, pengawasan seluruh masyarakat, terutama para orangtua terhadap putra putrinya memang sangat diharapkan, supaya mereka tidak terjebak dan terperangkap penyalahgunaan narkoba,” pesan Sulistia Rosa.

Tentang bahaya merokok, berdasarkan penelitian dari Eindhoven Belanda, Cristien Meindertsma yang didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Syidney, Simon Chapman, mengungkapkan bahwa filter rokok mengandung darah babi.

Homoglobin atau protein darah babi, ternyata digunakan untuk membuat filter rokok lebih efektif menangkap bahan kimia berbahaya, sebelum masuk paru-paru perokok. Menurut Chapman, industri rokok dunia memang kerap merahasiakan bahan yang mereka gunakan.

“Nah. Karena dalam filter rokok ada unsur babi, berarti bagi umat Islam rokok yang berfilter ada unsur haram. Apakah umat Islam yang perokok akan terus merokok, terpulang kepada diri sendiri. Tapi bagi yang ingin berhenti namun sulit menghentikannya, silahkan datangi puskes terdekat atau datang langsung ke Puskesmas Gambok untuk diterapi. Alahamdulillah, dari sekian banyak yang kami terapi, 99 persen sekarang tidak merokok lagi,” jelas Sulistia Rosa. –nas.sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.