Portal Kabupaten Sijunjung

DARI PADA MERUSAK, LEBIH BAIK MATIKAN TV

0

“Maaf da, saya tidak bisa mengomentari siaran televisi pada dekade sekarang, karena sejak dua tahun terakhir ini, keluarga saya amat jarang menonton. TV kami lebih banyak dimatikan dari pada dihidupkan. Kalau pun dihidupkan, itu hanya karena bapaknya anak-anak menonton pertandingan sepakbola luar negri atau ketika kami mendengar ceramah agama dan berita,” kata seorang ibu rumah tangga, Riri Handayani, 35 di Muaro Sijunjung, Rabu  (26/7).

Pengakuan Riri, dia bersama suaminya Hendri, 37 sepakat menghidupkan televisi hanya untuk menonton siaran tertentu, karena menurut penilaiannya siaran TV banyak yang tidak patut ditonton anak-anaknya, terlebih sinetron, baik produksi dalam negeri, apa lagi inpor, boleh dikatakan tidak ada yang bersifat mendidik.

Hampir semua sinetron yang ditayangkan adegannya  menyuguhkan tindakan kekerasan, sadisme, brutal, menindas yang lemah tanpa prikemanusiaan, penipuan, porno grafi serta berbagai adegan yang sangat tidak masuk akal.

Karena takut jiwa, mental dan moral dua anaknya  yang masih duduk di SD, Ori, 12 dan Yunita, 10 rusak dan terpengaruh akibat menonton sinetron picisan, keluarga ini sepakat untuk tidak mennontonnya. Dan kesepakatan itu sudah dijalankan sejak dua tahun lalu. –nas@sijunjung.go.id

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.