Portal Kabupaten Sijunjung

CEGAH TIMBULNYA KONFLIK SOSIAL, KAPOLRES JALIN SILATURAHMI DENGAN TOKOH MASYARAKAT.

0

Untuk mencegah terjadinya konflik dan gangguan kamtibmas, Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir secara langsung turun ke masyarakat melakukan dialog dengan pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, ninik mamak, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kecamatan Kamang Baru dan kecamatan Tanjung Gadang, Senin (15/5). Hal tersebut dilakukan Kapolres untuk menghindari terjadinya konflik sosial di tengah masyarakat yang saat ini rentan terprovokasi.

Dalam dialog yang dilakukan tersebut,  ninik mamak dan tokoh masyarakat di kecamatan Baru mendukung program kapolres dalam hal penegakan hukum dan juga memerangi perbuatan kriminal yang terjadi di kabupaten Sijunjung khususnya di Kecamatan Kamang Baru. Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Datuak pucuak kenagarian Muaro Takung Kecamatan Kamang Baru, Farizal Dt. Bagindo Sutan.

Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa selaku ninik mamak, dirinya akan mendukung penuh pihak kepolisian dalam melaksanakan penegakan hukum jika seandainya ada warga, anak atau kemanakan di Nagari Muaro Takung yang terbukti melakukan pelanggaran hukum ataupun terlibat dalam perbuatan kriminal, dimana pihaknya tidak akan melindungi ataupun menyembunyikan pelaku, bahkan akan menyerahkan langsung kepada pihak kepolisian jika memang terbukti melakukan perbuatan melawan hukum.

“Selaku ninik mamak dalam nagari, kita tidak akan melindungi, menyembunyikan ataupun membela warga, anak atau kemenakan kita yang terlibat dalam perbuatan yang melawan hukum atau tindak pidana, kalau perlu akan kita serahkan langsung kepada pihak kepolisian jika diperlukan, jika pelanggaran tersebut terjadi di wilayah kami, akan kami bantu, namun yang perlu diperhatikan bersama di setiap nagari di kecamatan Kamang ini juga memiliki aturan sendiri yang dibuat dalam bentuk Peraturan Nagari (pernag),” tuturnya.

Selain itu, Dukungan yang sama juga disampaikan walinagari Siaur, Atmansyah, dimana masyarakat kenagarian Siaur menganggap penting hubungan emosional antara masyarakat dengan kepolisian agar tidak terjadi lagi rasa ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.  “Nagari Siaur juga sangat mendukung pihak kepolisian dalam penegakan hukum, apalagi saat ini generasi muda kita sudah banyak yang melakukan penyimpangan, terutama dalam penyalahgunaan narkoba, agar generasi tidak semakin rusak oleh pengaruh buruk narkoba, maka kami juga sangat membutuhkan dukungan sosialisasi dari kepolisian, dan untuk memberantas narkoba di lingkungan kami, seluruh elemen masyarakat menyatakan siap membantu,” tambahnya.

Kapolres Sijunjung AKBP Imran Amir menyatakan bahwa dirinya maupun pihak kepolisian tidak akan mampu bekerja maksimal di wilayah hukum Polres Sijunjung tanpa dukungan dari semua pihak, terutama Pemerintah Kabupaten, kecamatan, nagari, ninik mamak dan tokoh masyarakat serta pemuda ditambah warga masyarakat itu sendiri. Pihak kepolisian akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sijunjung. Selian itu, pihaknya juga akan memberlakukan hal yang sama untuk aparat hukum yang terlibat dalam perbuatan kriminal dan meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihaknya jika seandainya ada anggotanya yang melakukan pelanggaran hukum atau mencoreng nama baik Kepolisian.

“Penegakan hukum ini tidak hanya berlaku bagi masyarakat saja, tetapi juga bagi oknum polisi yang berbuat salah juga akan kita lakukan penindakan, laporkan jika ada anggota saya yang berbuat salah, untuk itu dukungan dari masyarakat memang sangat kami butuhkan, karena tanpa itu kami tidak akan bisa bekerja maksimal,” tutur Kapolres AKBP Imran Amir.(endo)@sijunjung.go.id

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.