Portal Kabupaten Sijunjung

CATATAN TERHADAP RANPERDA NAGARI PADANG LAWEH SELATAN

0

Fraksi PKS-Gerindra memberikan catatan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pembentukan Nagari Padang Laweh Selatan, Kecamatan Koto VII menjadi Peraturan Daerah (Perda). Hal tersebut dikemukakan ketika menyampaikan pemandangan Fraksi DPRD Sijunjung atas tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Sijunjung. Yang apabila terjadi gejolak ditengah masyarakat, Ranperda tersebut harus ditinjau
ulang.

“Kami menerima dan menyetujui, Ranperda tentang pembentukan Nagari Padang Laweh Selatan, namun dengan memberikan catatan”, ungkap Syofyan Hendri, juru bicara Fraksi PKS Gerindra, saat pembacaan pandangan Fraksi DPRD Sijunjung, di ruang Sidang Utama DPRD Sijunjung, Rabu (4/3/2018).

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sijunjung dipimpin oleh Ketua DPRD Sijunjung, Yusnidarti didampingi oleh Wakil Ketua Walbadi, Nursidin Jamil serta Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dan Wakil Bupati Arrival Boy, dihadiri oleh 23 orang anggota DPRD Sijunjung, serta Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah serta tokoh masyarakat Sijunjung.

Pada umumnya, tujuh fraksi DPRD Sijunjung menyetujui dan menerima Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan Nagari Padang Laweh Selatan, bersamaan dengan itu Fraksi DPRD juga menerima dan menyetujui 2 Ranperda lain, yaitu Ranperda tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 3 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum dan Ranperda atas Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang rencana pembangunan jangka Menengah Daerah tahun 2016-2021.

Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatangan Nota Kesepakatan bersama oleh Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dan Ketua DPRD Sijunjung Yusnidarti,SH.MM. Dimana, juru bicara DPRD Sukardi terlebih dahulu menyampaikan tahapan pelaksanaan Ranperda. Mulai dari nota penjelasan Bupati, pandangan umum fraksi, nota jawaban Bupati sampai tingkat pembahasan dan pendapat akhir fraksi DPRD.

Pemekaran nagari adalah langkah pemerintah dalam melaksanakan pembangunan. Terutama jorong-jorong yang masih daerah tertinggal. Wilayah tersebut berhak untuk dimekarkan menjadi Nagari. Agar pembangunan daerah tersebut dapat ditingkatkan. Dengan adanya pemekaran Nagari, pembangunan akan dapat diprogramkan terutama jorong-jorong yang masih masuk dalam kategori tertinggal.yan@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.