Portal Kabupaten Sijunjung

BUPATI IRUP DI SMA 2

0

Bupati Yuswir Arifin Datuak Indo Marajo menjadi inspektur upacara (Irup) pada upacara bendera, di halaman SMAN 2 Sijunjung, Senin (25/7).

Dalam amanatnya cukup banyak yang disampaikan bupati kepada siswa. Diantaranya giat belajar, tanamkan cita-cita, pergunakan HP untuk hal yang positif serta jauhi narkoba sebelum terjebak dan terperangkap.

Upacara bendera yang diikuti sekitar 650 siswa, dihadiri Kabid Pendidikan Dasar, M. Siid serta  Kepala SMAN 2 Safaruddin bersama segenap majelis guru, pegawai tata usaha dan komite sekolah.

 “Pada kesempatan ini saya berharap dan berpesan kepada siswa SMAN 2 khususnya dan seluruh siswa Kabupaten Sijunjung umumnya supaya giat belajar. Pergunakan waktu luang untuk mengulang pelajaran yang diterima dari guru. Jangan waktu luang dihabiskan untuk main HP dan menonton sinetron yang mudaratnya lebih besar dari manfaatnya,” pesan bupati.

Dalam mengikuti proses belajar mengajar, para siswa diingatkan supaya punya cita-cita dan target. Artinya, setelah menamatkan SMA, mau melanjutkan kemana dan mau menjadi apa, harus jelas. Cita-cita dan target itu harus ada, supaya siswa termotivasi untuk mencapainya.

Kemampuan orangtua yang terbatas jangan dijadikan penghalang. Sekarang tidak ada lagi alasan bagi siswa untuk tidak melanjutkan pendidikan, karena pemerintah sudah mempasilitasi segalanya. Kuncinya adalah kemauan dan semangat belajar. Jangan asyik menonton TV dan main HP.

Para siswa diingatkan juga oleh bupati agar mempuganakan HP untuk hal yang positif. Jangan untuk yang negatif.         Bila tidak dipergunakan untuk hal yang positif, HP sangat berbahaya terhadap pemiliknya. Bahkan bisa mengancurkan masa depan pelajar, karena lewat HP berbagai hal negatif bisa ditonton.

Pesan yang lebih ditekankan Bupati Yuswir Arifin kepada siswa SMAN 2 khususnya dan seluruh siswa Kabupaten Sijunjung umumnya, adalah menjauhkan diri dari narkoba sebelum terjebak dan terperangkap.

Dewasa ini disinyalir penyalahgunan narkoba tidak hanya terjadi di perkotaan, tapi sudah menjalar sampai ke pelosok negri dan ke sekolah. Supaya tidak terperangkap oleh benda haram yang menjanjikan kehancuran itu, seluruh siswa Kabupaten Sijunjung diimbau dan harus menjauhkan diri dari narkoba sejak dini dan dari sekarang. Karena mencegah jauh lebih baik dari pada menaggulangginya.

Bahaya penyalahgunaan narkoba sangat dasyat dan menakutkan. Korbannya hidup dalam kesengsaraan, kenestapaan dan kehancuran yang akhirnya mati secara tidak wajar dengan kondisi sangat menyedihkan dan memilukan. Artinya, di dunia hidup sengsara dan merana, di akhirat dihempaskan ke neraka dan api yang menyala.

“Karena itu, sebagaimana yang sudah sering saya sampaikan, dalam kesempatan ini saya imbau dan ingatkan kembali supaya seluruh siswa di Kabupaten Sijunjung menjauhkan diri dari narkoba sebelum terjebak dan terperangkap.

Jika ada keinginan untuk coba-coba, segeralah mematikan keinginan itu. Sebab coba-coba adalah awal dari ketagihan dan kecanduan. Bila ketagihan dan kecanduan narkoba sudah menggerogoti kehidupan, maka tunggulah saat kehancuran. Karena awal dari ketagihan dan kecanduan bermuara kepada kehancuran,” jelas Bupati Yuswir Arifin. –nas@sijunjung.go.id

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.